Menu

Mode Gelap
Terhentinya Layanan BPJS di RSP Sebatik Diprotes Warga, Begini Penjelasan Dinkes Nunukan Bocah 12 Tahun di Nunukan Tewas Tertimpa Pohon Damar yang Ditebang Warga Abrasi Pantai Pulau Sebatik Terus Terjadi Seiring Penambangan Pasir Ilegal yang Masih Eksis Kejuaraan Patriot Indonesia Taekwondo Championship 2026 di Makassar, Atlet Nunukan Raih Dua medali Emas dan Tiga Perak Kebijakan Ekspor Melalui PT DSI, Harga TBS di Kaltara Anjlok, Pabrik Terapkan Pembatasan Kuota Nobar ‘Pesta Babi’, Konflik yang Juga Terjadi di Nunukan, Sumber Pangan dan Penghidupan Warga Adat Diberangus

Uncategorized

Jaga Kepercayaan dan Optimalisasi Pelayanan Kepada Masyarakat, Pemprov Kaltara Lakukan Tes Urine Bagi ASN

badge-check


					Tes urine ASN Pemprov Kaltara, sebagai upaya publikasi bahwa pelayan masyarakat di Kaltara bebas dari pengaruh narkoba, Perbesar

Tes urine ASN Pemprov Kaltara, sebagai upaya publikasi bahwa pelayan masyarakat di Kaltara bebas dari pengaruh narkoba,

TANJUNG SELOR, infoSTI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara), melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), melaksanakan deteksi dini terhadap penyalahgunaan Narkotika, melalui tes urine bagi ASN di lingkup Pemprov Kaltara.

‘’Tes urine, kita lakukan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai penyelenggara urusan pemerintahan dan pembangunan. ASN tidak boleh terkontaminasi narkoba untuk bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,’’ ujar Plt. Kepala Badan Kesbangpol Kaltara, Abdul Jalil, di Kantor Gubernur Kaltara, Senin (04/11/2024) pagi.

Dijelaskan Abdul Jalil, pelaksanaan tes urine, sudah mendapat persetujuan Pjs. Gubernur Kaltara, Togap Simangunsong, dan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, Suriansyah.

Tes urine, dilakukan dengan sasaran 40 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 9 Unit Pelaksana Teknis (UPT), dengan target 1.343 ASN, yang belum dites urine.

Ia menambahkan, tes urine periode pertama sudah dilaksanakan kepada seluruh kepala perangkat daerah.

Kemudian pejabat administrator dan 2 OPD, yaitu BPBD dengan Satpol PP. Dan saat ini, tes urine menyasar seluruh ASN di lingkup Pemprov Kaltara.

“Kita bersyukur hasilnya tidak ada yang terkontaminasi narkoba. Tidak ada yang  kedapatan atau positif,” ujarnya.

Sesuai dengan program Badan Narkotika Nasional (BNN), lanjutnya, apabila ditemukan ASN yang positif narkoba, akan direhabilitasi di panti rehab.

Tes urine ini juga menyasar kepada Non ASN, yaitu Pegawai Tidak Tetap (PTT) khusus sopir/driver, dari kepala OPD maupun driver yang ada di OPD.

Abdul Jalil, berpesan kepada ASN yang tidak mengikuti tes urine hari ini, agar dapat mengikuti tes mandiri, dengan mendatangi klinik BNN yang ada di Tanjung Palas.

“Bagi ASN maupun PTT yang mangkir, atau menghindar dari tes ini, dipastikan akan ditargetkan dan dikejar, hingga mendapat hasil tes urine,” tegasnya.

Pemerintah provinsi Kaltara, merencanakan akan kembali mengajukan proposal deteksi dini narkoba ASN kepada BNN Provinsi Kaltara, termasuk alokasi PTT yang ada di setiap OPD, tahun 2025 nanti.

“Saya bersama Pak Kabid Ekososbud dan Ormas, Kesbangpol Kaltara, Abigail Tulak, menangani masalah tes urin. Kami bekerjasama dengan pihak BNNP Kaltara. Publikasi ini adalah bentuk transparansi dan menyakinkan masyarakat Kaltara, bahwa penyelenggara, dan pelayan masyarakat, bebas narkoba,” pungkasnya.

Sumber berita : Humas Pemprov Kaltara.

Facebook Comments Box

Trending di Uncategorized