NUNUKAN, infoSTI – Bocah 12 tahun bernama Aprileo, warga Desa Binanun, Kecamatan Sembakung Atulai, Nunukan, Kalimantan Utara, tewas tertimpa pohon damar, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 wita.
Kapolsek Sembakung, AKP Supriyadi menuturkan, peristiwa tersebut terjadi ketika sejumlah warga Desa Binanun, menebang sebuah Pohon Damar berukuran besar yang ditakutkan menimpa rumah warga ketika terjadi angin kencang ataupun hujan lebat.
‘’Saat hendak menebang pohon, warga sudah mengingatkan agar masyarakat di lokasi penebangan segera menjauh, tak mendekati area pohon yang ditebang demi keselamatan,’’ ujarnya, saat dihubungi melalui telfon.
Dari keterangan sejumlah saksi mata, korban berlari mendekat ke pohon yang mulai tumbang untuk mengambil getah damar.
Supriyadi menjelaskan, getah Pohon Damar, memang memiliki nilai ekonomi yang tinggi.
‘’Kemungkinan korban mengambil getah karena alasan takut diambil yang lain. Korban terlambat lari menghindar dari pohon yang roboh. Ia tertimpa pohon dalam posisi telungkup dan meninggal dunia di tempat,’’ tutur Supriyadi.
Kejadian ini, menjadi keprihatinan polisi yang kemudian melayat ke rumah duka sekaligus menyalurkan bantuan social sebagai rasa empati dan duka cita mendalam bagi keluarga korban.











