Menu

Mode Gelap
Bocah 12 Tahun di Nunukan Tewas Tertimpa Pohon Damar yang Ditebang Warga Abrasi Pantai Pulau Sebatik Terus Terjadi Seiring Penambangan Pasir Ilegal yang Masih Eksis Kejuaraan Patriot Indonesia Taekwondo Championship 2026 di Makassar, Atlet Nunukan Raih Dua medali Emas dan Tiga Perak Kebijakan Ekspor Melalui PT DSI, Harga TBS di Kaltara Anjlok, Pabrik Terapkan Pembatasan Kuota Nobar ‘Pesta Babi’, Konflik yang Juga Terjadi di Nunukan, Sumber Pangan dan Penghidupan Warga Adat Diberangus Gerbong Mutasi Perwira Polres Nunukan Bergulir, AKP Eka Berlin Jabat Wakapolres Nunukan

Kaltara

Bocah 12 Tahun di Nunukan Tewas Tertimpa Pohon Damar yang Ditebang Warga

badge-check


					Pohon Damar yang ditebang warga Desa Binanun. Dok.Polsek Sembakung. Perbesar

Pohon Damar yang ditebang warga Desa Binanun. Dok.Polsek Sembakung.

NUNUKAN, infoSTI – Bocah 12 tahun bernama Aprileo, warga Desa Binanun, Kecamatan Sembakung Atulai, Nunukan, Kalimantan Utara, tewas tertimpa pohon damar, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 wita.

Kapolsek Sembakung, AKP Supriyadi menuturkan, peristiwa tersebut terjadi ketika sejumlah warga Desa Binanun, menebang sebuah Pohon Damar berukuran besar yang ditakutkan menimpa rumah warga ketika terjadi angin kencang ataupun hujan lebat.

‘’Saat hendak menebang pohon, warga sudah mengingatkan agar masyarakat di lokasi penebangan segera menjauh, tak mendekati area pohon yang ditebang demi keselamatan,’’ ujarnya, saat dihubungi melalui telfon.

Dari keterangan sejumlah saksi mata, korban berlari mendekat ke pohon yang mulai tumbang untuk mengambil getah damar.

Supriyadi menjelaskan, getah Pohon Damar, memang memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

‘’Kemungkinan korban mengambil getah karena alasan takut diambil yang lain. Korban terlambat lari menghindar dari pohon yang roboh. Ia tertimpa pohon dalam posisi telungkup dan meninggal dunia di tempat,’’ tutur Supriyadi.

Kejadian ini, menjadi keprihatinan polisi yang kemudian melayat ke rumah duka sekaligus menyalurkan bantuan social sebagai rasa empati dan duka cita mendalam bagi keluarga korban.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara