Menu

Mode Gelap
Diterpa Angin Kencang, Sekitar 12 Atap Bangunan di Pedalaman Sebuku Porak Poranda, Termasuk Gedung SMP HUT RI 81, Bendera Dayak Borneo Dikibarkan di Jalanan Rusak di Pelosok RI – Malaysia di Dataran Tinggi Krayan Cerita Imam Yusuf Napi Penerima RU II di HUT RI 81, Salah Jalan Karena Kecanduan Game Online, Menitip Pesan Bagi Para Gamer Sebanyak 967 WBP Lapas Nunukan Terima Remisi HUT RI 81, 13 Orang Langsung Bebas Respon Pernyataan Warga Perbatasan Tak Mau Rayakan Kemerdekaan, Bupati Nunukan Rayakan HUT RI 81 di Krayan Cerita Edy Santri, Warga Nunukan yang Setiap Tahun Sisihkan Uang Untuk Beli Bendera Merah Putih dan Dibagikan ke Masyarakat

Advertorial

Bangkitkan Budaya Membaca Gen Z, Pemprov Kaltara Terapkan Strategi Literasi Digital

badge-check


					Kabid Pengembangan Perpustakaan DPK Kaltara, Suwarsono. Perbesar

Kabid Pengembangan Perpustakaan DPK Kaltara, Suwarsono.

TANJUNG SELOR, infoSTI – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), menggencarkan upaya mendorong minat baca di kalangan Generasi Z (Gen Z), sebagai bagian dari persiapan menuju Generasi Emas Indonesia 2045.

Kepala DPK Kaltara, Ilham Zain, melalui Kabid Pengembangan Perpustakaan, H. Suwarsono, mengatakan, minat baca Gen Z di Kaltara saat ini masih rendah, pendekatan literasi digital, diharapkan menjadi solusi mengatasi tantangan tersebut.

“Ini tantangan besar bagi kita, khususnya dalam menghadapi Gen Z yang lebih akrab dengan dunia digital. Kebanyakan dari mereka, lebih memilih teknologi sebagai alat komunikasi dan hiburan,” ujar Suwarsono, Jumat (01/11/2024).

Berdasarkan data UNESCO pada 2023, kata Suwarsono, indeks literasi Indonesia hanya mencapai 0,001 persen. Yang berarti, hanya satu dari seribu orang yang memiliki minat baca tinggi.

Suwarsono menegaskan, kunci untuk menarik minat Gen Z dalam membaca, adalah dengan menyajikan informasi yang dikemas secara menarik.

“Gen Z biasanya hanya membaca sepintas saja, kecuali konten tersebut mampu menarik perhatian mereka,” katanya.

Dalam mengatasi rendahnya literasi ini, DPK Kaltara telah menerapkan berbagai strategi, termasuk pengembangan layanan Perpustakaan Keliling (Pusling) dan perpustakaan digital.

Salah satu bentuk literasi digital yang ditawarkan adalah aplikasi “iKaltara” yang tersedia di platform Android.

Melalui aplikasi ini, pengguna dapat mengakses koleksi buku digital di perangkat mereka kapan saja, selama terkoneksi dengan internet.

“Kami terus berupaya menambah koleksi perpustakaan, baik cetak maupun digital. Pengembangan perpustakaan digital ini menjadi prioritas kami agar bisa menjangkau lebih banyak pembaca, terutama di kalangan Gen Z,” terang Suwarsono.

Suwarsono menegaskan, bahwa promosi literasi perlu dilakukan secara berulang dan konsisten untuk menarik perhatian generasi muda.

“Intinya, semua program ini bertujuan untuk membangkitkan minat membaca, khususnya di kalangan Gen Z. Kami optimistis dengan upaya bersama, budaya membaca di Kaltara dapat berkembang lebih baik,” kata dia.

Selain itu, DPK Kaltara juga mengadakan berbagai kegiatan untuk meningkatkan minat baca. Antara lain, bedah buku, dan lomba literasi.

Sumber Berita : Humas Pemprov Kaltara.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial