Menu

Mode Gelap
Biaya Kirim Jauh Lebih Mahal Ketimbang Nilai Bantuan Logistik, BNPB Ditawari Pergeseran Barang Dengan Kerbau   Jerit Tangis Ibu Atlet Panjat Tebing Nunukan Mendengar Vonis Ringan Terhadap Supir Pikap yang Menewaskan Anaknya Seorang IRT di Nunukan Ditangkap Polisi Karena Berusaha Membakar Tetangga, Pelaku Ternyata ODGJ Cerita Perjalanan Warga Krayan, Dua Hari Berkendara Menembus Jalanan Lumpur Menuntut Akses Layak ke DPRD Kaltara 40 Jamaah Umroh Nunukan Menginap di Kawasan Markaziyah, An Nur Jamin Kenyamanan dan Kemudahan Ibadah Perkuat Semangat Bela Negara, 80 Kader PKS Nunukan Ikuti KEMBARA di Perbatasan RI – Malaysia

Kaltara

ODGJ Perempuan di Nunukan Melahirkan, Dinas Sosial Lacak Sosok Ayah si Jabang Bayi

badge-check


					Wanita ODGJ yang melahirkan bayi saat diperiksa oleh petugas kesehatan. Dok.DSP3A Nunukan. Perbesar

Wanita ODGJ yang melahirkan bayi saat diperiksa oleh petugas kesehatan. Dok.DSP3A Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Sesosok bayi mungil perempuan, terlahir dari seorang wanita ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa), yang tinggal di sebuah rumah, di Jalan Pangkalan, Nunukan Timur, Nunukan, Kalimantan Utara.

Bayi yang terlahir sehat tersebut, tergeletak diantara tumpukan sampah yang menggunung dalam rumah yang dihuni wanita berusia 38 tahun tersebut.

Tangisan bayi di rumah wanita yang dikenal tak waras ini, menggegerkan masyarakat sekitar. Mereka kemudian melaporkannya ke Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Nunukan.

‘’Saat kami kesana, tubuh bayinya sangat kotor karena rumahnya penuh dengan sampah. Kita bawa keduanya ke shelter, kita rawat dan kita bersihkan bayinya,’’ ujar Kabid Rehsos DSP3A Nunukan, Yarius, melalui sambungan telfon, Rabu (6/5/2026).

Yarius menuturkan, meski kondisi kejiwaan ibu bayi tak bisa dikatakan waras, namun ia sangat perhatian dengan bayinya.

Layaknya wanita normal yang baru melahirkan, ia menggendong bayinya penuh kasih sayang, dan memberinya ASI.

Dibalik kasih sayang si wanita, tersimpan kisah yang mengundang simpati dan keprihatinan.

Selama ini, wanita tersebut tinggal sendirian dan bertahan hidup dengan cara tak wajar. Layaknya pramuria, ia menjajakan tubuhnya kepada pria hidung belang.

Asal mendapatkan sedikit uang untuk makan, wanita dengan tubuh sintal inipun menyerahkan tubuhnya.

‘’Banyak laki laki yang melakukan perbuatan tak pantas itu kepada si wanita. Perbuatan itu dilakukan di sembarang tempat, asalkan sepi,’’ tutur Yarius.

Saat diminta menyebutkan satu nama laki laki yang ia kenal, si ibu bayi sama sekali tak ingat. Ia hanya mengatakan, laki laki yang menidurinya tidak sedikit.

‘’Ini salah satu masalah yang buat kami pusing juga. Tapi kami coba lacak, kita telusuri siapa laki laki yang bertanggung jawab. Semoga bisa kita temukan,’’ katanya lagi.

Sementara ini, petugas DSP3A Nunukan menampung keduanya di shelter. Petugas juga menggandeng polisi dan masyarakat untuk sama sama membersihkan rumah ODGJ dimaksud.

Setelah bersih dan layak, ODGJ dan bayinya akan kembali dipulangkan, dengan pengawasan dan penjagaan melekat dari Pekerja Sosial/Peksos.

‘’Kita hanya bisa tampung tujuh hari di shelter. Selanjutnya kita pulangkan, kita akan berusaha sering melakukan kunjungan untuk memantau terus kondisi ibu dan bayinya,’’ kata Yarius.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara