Menu

Mode Gelap
Harga TBS Kelapa Sawit Kaltara Ditetapkan Rp 3.362.Kg, Bupati Nunukan Warning Pabrik Patuhi Harga yang Disepakati Kejari Nunukan Musnahkan Barang Bukti Pidana Umum Periode Februari – April 2026 Prihatin Nasib Anak Sekolah di Tapal Batas, Pemda Nunukan dan TNI Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Harga Sembako di Perbatasan RI – Malaysia Alami Kenaikan Imbas Melemahnya Nilai Tukar Rupiah Inflasi Tahunan Nunukan Sebesar 2,03 Persen, Kelompok Perawatan Pribadi Mencatatkan Kenaikan Tertinggi Cerita Murid Sekolah Tapal Batas, Nekat Seberangi Sungai Banjir Demi Ujian Semester, Nikmati MBG di Pinggir Kali Karena Jembatan Ambruk

Advertorial

Studi Banding ke RSUD dr.Kanujoso Djatiwibowo, DPRD Kaltara Dalami Digitalisasi Kesehatan Hingga Kemandirian BLUD

badge-check


					Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara, studi banding ke RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan, pada Rabu (29/04/2026). DPRD Kaltara. Perbesar

Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara, studi banding ke RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan, pada Rabu (29/04/2026). DPRD Kaltara.

BALIKPAPAN, infoSTI – Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan, Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara, studi banding ke RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan, pada Rabu (29/04/2026).

Kunjungan yang dipimpin Ketua Komisi IV, Tamara Moriska, beserta anggota Komisi IV, Rahman dan Listiani, ini bertujuan untuk mendalami tata kelola sarana prasarana serta transformasi layanan kesehatan modern.

Plt. Direktur RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan, drg. Ahmad Jais, memaparkan visi besar mereka untuk menjadi rumah sakit unggulan berstandar internasional pada 2029.

Fokus utama transformasi ini, meliputi service excellence, digitalisasi kesehatan, hingga kemandirian BLUD yang terbukti sukses dengan realisasi pendapatan mencapai 114% pada tahun 2025.

Ketua Komisi IV, Tamara Moriska, mengapresiasi keberhasilan RSUD Kanujoso dalam menerapkan sistem rekam medis digital dan pembangunan berkelanjutan.

Terutama pada penyelesaian keluhan pasien yang mencapai 100% dan kesiapan fasilitas rujukan seperti layanan jantung, stroke unit, dan kanker.

“Kami mengapresiasi capaian RSUD Kanujoso, terutama dalam hal kemandirian fiskal dan kepuasan pasien yang tinggi. Ini adalah standar yang ingin kita bawa dan adaptasi untuk meningkatkan layanan kesehatan di Kalimantan Utara,” ujar Tamara.

Selain itu, implementasi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) turut menjadi perhatian Komisi IV.

Dengan mengamati langsung implementasi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) dan layanan terpadu di sana, DPRD Kaltara berkomitmen untuk mendorong rumah sakit di Kaltara agar terus berinovasi demi kenyamanan masyarakat.

Hasil kunjungan ini, diharapkan menjadi referensi penting bagi DPRD Kaltara dalam merumuskan kebijakan peningkatan kualitas layanan kesehatan di Bumi Benuanta agar semakin optimal dan merata.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial