Menu

Mode Gelap
Harga TBS Kelapa Sawit Kaltara Ditetapkan Rp 3.362.Kg, Bupati Nunukan Warning Pabrik Patuhi Harga yang Disepakati Kejari Nunukan Musnahkan Barang Bukti Pidana Umum Periode Februari – April 2026 Prihatin Nasib Anak Sekolah di Tapal Batas, Pemda Nunukan dan TNI Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Harga Sembako di Perbatasan RI – Malaysia Alami Kenaikan Imbas Melemahnya Nilai Tukar Rupiah Inflasi Tahunan Nunukan Sebesar 2,03 Persen, Kelompok Perawatan Pribadi Mencatatkan Kenaikan Tertinggi Cerita Murid Sekolah Tapal Batas, Nekat Seberangi Sungai Banjir Demi Ujian Semester, Nikmati MBG di Pinggir Kali Karena Jembatan Ambruk

Advertorial

Nunukan Mengalami Cuaca Terik Cukup Menyengat, BPBD Imbau Warga Tak Membuka Lahan Dengan Membakar

badge-check


					Salah seorang petugas BPBD Nunukan yang turut berjibaku memadamkan api saat kebakaran lahan terjadi. Dok.BPBD Nunukan. Perbesar

Salah seorang petugas BPBD Nunukan yang turut berjibaku memadamkan api saat kebakaran lahan terjadi. Dok.BPBD Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan, Kalimantan Utara, mengimbau seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan kebun ataupun membakar sampah sembarangan guna mencegah kebakaran, menyusul suhu panas yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

“Kami minta warga untuk tidak membakar saat membersihkan lahan atau kebun, demi mencegah kebakaran hutan dan lahan yang lebih luas,” ujar Kasubsi Informasi BPBD Nunukan, Muhammad Basir, Senin (30/3/2026).

Basir menjelaskan, beberapa hari terakhir, suhu panas dikeluhkan masyarakat, menyusul peristiwa menyusutnya kapasitas embung PDAM yang berimbas distribusi air bergilir bagi konsumen air bersih.

Imbauan ini juga menjadi respon dua peristiwa kebakaran lahan yang terjadi pada Kamis (26/3/2026) di Jalan Simpang Tiga RT 11, Binalawan, Sebatik Barat dan kebakaran yang terjadi Jalan Ujang Dewa, Gang Dayak yang berlokasi di belakang Gedung DPRD Nunukan.

‘’Kami berharap dua peristiwa kebakaran lahan tersebut bisa menjadi warning agar masyarakat lebih bijak dan tidak melakukan pembakaran lahan,’’ kata Basir.

‘’Apalagi saat ini sumber air bersih juga mengalami penyusutan, sehingga kita khawatir pengisian bagi armada pemadam akan menjadi kendala ketika kebakaran terjadi,’’ imbuhnya.

Di sisi lain, BPBD Nunukan juga selalu menyiagakan seluruh personel guna memantau situasi dan memastikan kondisi di Kabupaten Nunukan tetap terkendali.

“Kita siap bergerak cepat untuk melakukan berbagai upaya penanganan yang dibutuhkan masyarakat. Kita juga tidak pernah lelah untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat terutama dalam kesiapsiagaan bencana,” tegas Basir.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial