NUNUKAN, infoSTI – Bupati Nunukan, Kalimantan Utara, Irwan Sabri, mengajak masyarakat untuk selalu optimis dalam menanggapi riuhnya pemberitaan yang sedang berkembang saat ini.
Ia meminta masyarakat untuk melihat semua situasi secara jernih dan objektif. Serta tetap fokus dalam menjalani profesi dan keseharian masing-masing.
Pesan ini, disampaikan Irwan Sabri saat memberi sambutan menjelang Sholat Iedul Fitri 1447 H, di Masjid Hidayaturrahman, Islamic Center Nunukan, Sabtu (21/3/2026).
Ia menguraikan, saat ini banyak sekali berita berseliweran di tayangan TV nasional hingga di media sosial, membahas konflik antara Iran melawan Amerika dan Israel.
Perang di negara teluk ini, menimbulkan efek begitu besar seperti lemahnya nilai tukar rupiah, lemahnya daya beli, dan naiknya harga harga bahan kebutuhan pokok.
‘’Kita harus tetap optimis, tetap semangat dan terus bekerjasama/gotong royong. Persatuan menjadi kunci untuk kita dapat teguh dalam menghadapi tantangan. Percayalah tidak ada badai yang tidak berlalu, dan yakinlah masa depan kita akan semakin cerah dan menjanjikan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Irwan sekaligus mejabarkan sejumlah capaian pemerintahan era ‘IRAMA’ yang telah genap berusia setahun pada 20 Februari 2026 kemarin.
Program 17 arah baru menuju perubahan yang menjadi visi dan misi pemerintah, sebagian telah ditunaikan.
Diantaranya, pembagian baju seragam untuk anak sekolah tingkat SD – SMP. Pembagian fasilitas internet starlink untuk sekolah sekolah di perbatasan yang tidak terjangkau internet. Program beasiswa dan mahasiswa berprestasi.
Bantuan untuk sektor alat tangkap pertanian. Bantuan bibit, pupuk dan alat pertanian, serta bantuan modal.
Peningkatan peralatan bagi para pelaku UMKM. Program peningkatan kapasitas dan kelistrikan. Program pembangunan jalan penghubung antar kecamatan.
Jalan usaha tani. Rehab rumah tidak layak huni hingga penyediaan dokter spesialis di kecamatan.
‘’Berbagai kemajuan dan capaian sudah diraih. Tapi kami sadari masih banyak tugas yang membutuhkan fokus dan kerja keras bersama,’’ katanya.
Selama setahun kepemimpinannya, situasi keamanan dan kondusifitas di tengah masyarakat, juga relatif terjaga.
‘’Hubungan antara masyarakat terjalin dengan baik. Meski kita berbeda beda suku dan agama, toleransi antara umat beragama di Kabupaten Nunukan bahkan yang paling tinggi di Indonesia,’’ kata Irwan Sabri.











