NUNUKAN, infoSTI – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Nunukan, Kalimantan Utara, Wahyudi Kawariyin, mengingatkan masyarakat untuk waspada dan hati hati terhadap potensi kebakaran jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Suasana jelang Lebaran, biasanya meningkatkan aktifitas masyarakat di dapur dan juga peningkatan dalam pemakaian listrik.
‘’Mohon antisipasi sejak dini sebelum potensi kebakaran menjadi nyata. Lebih khusus bagi masyarakat yang akan mudik,’’ ujarnya, Senin (16/3/2026).
Wahyudi meminta masyarakat memastikan keamanan rumah sebelum mudik dengan mematikan kompor, melepas regulator gas, mencabut seluruh steker peralatan listrik yang tidak terpakai, dan mematikan sambungan air bersih di rumah.
Langkah ini krusial untuk mencegah risiko kebakaran dan korsleting listrik selama rumah ditinggalkan. Lebih bagus lagi, jika masyarakat memiliki APAR atau alat pemadam kebakaran sederhana, untuk antisipasi kebakaran, di rumah atau tempat usahanya.
Selanjutnya, ia mengingatkan agar menjauhkan bahan mudah terbakar dari sumber panas atau api.
‘’Dan jangan lupa kunci pintu, jendela, lalu melapor kepada Ketua RT sebelum mudik,’’ pesannya.
Kebiasaan bersih bersih sebelum meninggalkan rumah juga menjadi perhatian Damkar.
Wahyudi mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampahnya di lahan kosong atau dekat dengan pemukiman lalu meninggalkannya begitu saja.
‘’Segera hubungi Petugas Damkar apabila terjadi kebakaran atau situasi darurat. Semoga pesan ini bermanfaat dan menjauhkan kita semua dari bahaya kebakaran,’’ kata Wahyudi.











