Menu

Mode Gelap
Harga TBS Kelapa Sawit Kaltara Ditetapkan Rp 3.362.Kg, Bupati Nunukan Warning Pabrik Patuhi Harga yang Disepakati Kejari Nunukan Musnahkan Barang Bukti Pidana Umum Periode Februari – April 2026 Prihatin Nasib Anak Sekolah di Tapal Batas, Pemda Nunukan dan TNI Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Harga Sembako di Perbatasan RI – Malaysia Alami Kenaikan Imbas Melemahnya Nilai Tukar Rupiah Inflasi Tahunan Nunukan Sebesar 2,03 Persen, Kelompok Perawatan Pribadi Mencatatkan Kenaikan Tertinggi Cerita Murid Sekolah Tapal Batas, Nekat Seberangi Sungai Banjir Demi Ujian Semester, Nikmati MBG di Pinggir Kali Karena Jembatan Ambruk

Advertorial

Tren Pemakaian Sepeda Listrik di Kaltara Menjadi Langkah Positif Untuk Mempercepat Transisi Energy Hijau

badge-check


					Ilustrasi : salah satu stasiun untuk pengisian daya bagi alat transportasi listrik. Dok.ESDM Kaltara. Perbesar

Ilustrasi : salah satu stasiun untuk pengisian daya bagi alat transportasi listrik. Dok.ESDM Kaltara.

TANJUNG SELOR, infoSTI — Sinyal positif terkait transisi energy, tidak hanya datang dari sektor pembangkitan listrik di desa. namun juga dari sektor transportasi yang mulai ramai di perkotaan.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Yosua Batara Payangan menjelaskan, masyarakat Kaltara, kini menunjukkan peningkatan penggunaan alat transportasi berbasis listrik.

‘’Ini merupakan sebuah langkah maju menuju lingkungan yang lebih bersih dan menjadi gambaran transisi energy baru terbarukan,’’ ujarnya, Kamis (4/12/2025).

Ia menjelaskan, kendaraan listrik, memiliki keunggulan lebih hemat dibandingkan menggunakan bahan bakar fosil yang cenderung mahal.

Transportasi listrik juga ramah lingkungan, karena termasuk dalam kategori energi hijau.

Penggunaannya membantu menghindari polusi yang berlebihan, sehingga lingkungan menjadi lebih baik.

“Kalau menggunakan energi listrik ya tentunya lingkungan kita akan lebih baik, dan harapan kita kedepan, memang kita akan menuju ke sana, menggunakan energi listrik,” sambungnya.

Meskipun secara keseluruhan jumlah kendaraan listrik, entah itu motor atau mobil listrik belum terlalu banyak di Kaltara, penggunaannya dinilai sudah memungkinkan.

“Salah satu jenis kendaraan listrik yang sudah banyak digunakan adalah sepeda listrik. Dengan adanya dukungan dari pemerintah untuk membangun stasiun pembangkit dan pengisian listrik, infrastruktur bagi mobil dan sepeda motor listrik diharapkan akan terus berkembang,” harap Yosua.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial