Menu

Mode Gelap
Biaya Kirim Jauh Lebih Mahal Ketimbang Nilai Bantuan Logistik, BNPB Ditawari Pergeseran Barang Dengan Kerbau   Jerit Tangis Ibu Atlet Panjat Tebing Nunukan Mendengar Vonis Ringan Terhadap Supir Pikap yang Menewaskan Anaknya Seorang IRT di Nunukan Ditangkap Polisi Karena Berusaha Membakar Tetangga, Pelaku Ternyata ODGJ Cerita Perjalanan Warga Krayan, Dua Hari Berkendara Menembus Jalanan Lumpur Menuntut Akses Layak ke DPRD Kaltara 40 Jamaah Umroh Nunukan Menginap di Kawasan Markaziyah, An Nur Jamin Kenyamanan dan Kemudahan Ibadah Perkuat Semangat Bela Negara, 80 Kader PKS Nunukan Ikuti KEMBARA di Perbatasan RI – Malaysia

Advertorial

Efisiensi Anggaran dan Defisit APBD Tak Mempengaruhi Pemerataan Listrik Bagi Pelosok Kaltara

badge-check


					Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memperluas akses listrik, terus menunjukkan progres positif meskipun harus berhadapan dengan efisiensi anggaran nasional dan defisit APBD. 
Tantangan fiskal tersebut tidak menyurutkan komitmen pemerintah untuk menjaga keberlanjutan program Bantuan Pemasangan Baru Listrik (BPBL) hingga 2030. Dok.ESDM Kaltara.
Perbesar

Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memperluas akses listrik, terus menunjukkan progres positif meskipun harus berhadapan dengan efisiensi anggaran nasional dan defisit APBD. Tantangan fiskal tersebut tidak menyurutkan komitmen pemerintah untuk menjaga keberlanjutan program Bantuan Pemasangan Baru Listrik (BPBL) hingga 2030. Dok.ESDM Kaltara.

TANJUNG SELOR,infoSTI — Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memperluas akses listrik, terus menunjukkan progres positif meskipun harus berhadapan dengan efisiensi anggaran nasional dan defisit APBD.

Tantangan fiskal tersebut tidak menyurutkan komitmen pemerintah untuk menjaga keberlanjutan program Bantuan Pemasangan Baru Listrik (BPBL) hingga 2030.

Kabid Ketenagalistrikan Dinas ESDM Kaltara, Abdul Muis, menjelaskan, meski alokasi APBD mengalami penyesuaian, capaian sambungan listrik tetap berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Karena adanya efisiensi anggaran secara nasional, alokasi kita ikut menyesuaikan. Namun program tetap berjalan dan memberikan dampak langsung ke masyarakat,” ujarnya, Jumat (5/12/2025).

Per akhir November, distribusi sambungan APBD tercatat sebanyak 270 sambungan, dengan rincian,

  • Bulungan (Tanjung Selor): 62
  • Tarakan: 72
  • Nunukan: 72
  • Tana Tidung: 64

Selain itu, paket BPBL dari APBN yang dikelola PLN juga diperkirakan mencapai sekitar 1.600 sambungan untuk seluruh provinsi.

‘’Sehingga total upaya elektrifikasi tahun ini tetap signifikan,’’ imbuhnya.

Di tengah tekanan fiskal, pemerintah provinsi terus menegaskan komitmen untuk memperluas akses energi, terutama di wilayah pedesaan.

Abdul Muis optimistis bahwa dengan penataan anggaran yang lebih baik di tahun depan, target sambungan baru bisa kembali ditingkatkan.

Program BPBL dipastikan tetap berlanjut, menjadi bukti bahwa keterbatasan anggaran tidak menghalangi langkah Kaltara untuk memperluas akses energi secara bertahap dan berkelanjutan.

“Realisasi memang sangat dipengaruhi anggaran. Namun prioritas pemerataan listrik tetap kuat. Program ini akan terus kita dorong hingga seluruh wilayah terlayani,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial