Menu

Mode Gelap
Bupati Nunukan Keluarkan Surat Edaran Siaga Bencana Untuk Periode Mudik Lebaran Diminta Jualkan Motor, Seorang Residivis di Nunukan Malah Tilep Uang Nenek 61 Tahun Gaduh Narasi Wakil Bupati Nunukan Pecah Kongsi dan Mengamuk di Kantor Pemda, Begini Penjelasan Bupati Nunukan Muhammad Khoiruddin Resmi Nakhodai PERPANI Nunukan Periode 2026 – 2030 Nyaris Kolap Karena BLUD Dikorupsi, RSUD Nunukan Masih Miliki Utang Rp 16 Miliar Anggota DPRD Kaltara Temui Pertamina Tarakan, Pastikan Suplay BBM Untuk Perbatasan RI – Malaysia Lancar Jelang Idul Fitri 1447 H

Advertorial

Efisiensi Anggaran dan Defisit APBD Tak Mempengaruhi Pemerataan Listrik Bagi Pelosok Kaltara

badge-check


					Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memperluas akses listrik, terus menunjukkan progres positif meskipun harus berhadapan dengan efisiensi anggaran nasional dan defisit APBD. 
Tantangan fiskal tersebut tidak menyurutkan komitmen pemerintah untuk menjaga keberlanjutan program Bantuan Pemasangan Baru Listrik (BPBL) hingga 2030. Dok.ESDM Kaltara.
Perbesar

Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memperluas akses listrik, terus menunjukkan progres positif meskipun harus berhadapan dengan efisiensi anggaran nasional dan defisit APBD. Tantangan fiskal tersebut tidak menyurutkan komitmen pemerintah untuk menjaga keberlanjutan program Bantuan Pemasangan Baru Listrik (BPBL) hingga 2030. Dok.ESDM Kaltara.

TANJUNG SELOR,infoSTI — Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memperluas akses listrik, terus menunjukkan progres positif meskipun harus berhadapan dengan efisiensi anggaran nasional dan defisit APBD.

Tantangan fiskal tersebut tidak menyurutkan komitmen pemerintah untuk menjaga keberlanjutan program Bantuan Pemasangan Baru Listrik (BPBL) hingga 2030.

Kabid Ketenagalistrikan Dinas ESDM Kaltara, Abdul Muis, menjelaskan, meski alokasi APBD mengalami penyesuaian, capaian sambungan listrik tetap berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Karena adanya efisiensi anggaran secara nasional, alokasi kita ikut menyesuaikan. Namun program tetap berjalan dan memberikan dampak langsung ke masyarakat,” ujarnya, Jumat (5/12/2025).

Per akhir November, distribusi sambungan APBD tercatat sebanyak 270 sambungan, dengan rincian,

  • Bulungan (Tanjung Selor): 62
  • Tarakan: 72
  • Nunukan: 72
  • Tana Tidung: 64

Selain itu, paket BPBL dari APBN yang dikelola PLN juga diperkirakan mencapai sekitar 1.600 sambungan untuk seluruh provinsi.

‘’Sehingga total upaya elektrifikasi tahun ini tetap signifikan,’’ imbuhnya.

Di tengah tekanan fiskal, pemerintah provinsi terus menegaskan komitmen untuk memperluas akses energi, terutama di wilayah pedesaan.

Abdul Muis optimistis bahwa dengan penataan anggaran yang lebih baik di tahun depan, target sambungan baru bisa kembali ditingkatkan.

Program BPBL dipastikan tetap berlanjut, menjadi bukti bahwa keterbatasan anggaran tidak menghalangi langkah Kaltara untuk memperluas akses energi secara bertahap dan berkelanjutan.

“Realisasi memang sangat dipengaruhi anggaran. Namun prioritas pemerataan listrik tetap kuat. Program ini akan terus kita dorong hingga seluruh wilayah terlayani,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial