Menu

Mode Gelap
Harga TBS Kelapa Sawit Kaltara Ditetapkan Rp 3.362.Kg, Bupati Nunukan Warning Pabrik Patuhi Harga yang Disepakati Kejari Nunukan Musnahkan Barang Bukti Pidana Umum Periode Februari – April 2026 Prihatin Nasib Anak Sekolah di Tapal Batas, Pemda Nunukan dan TNI Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Harga Sembako di Perbatasan RI – Malaysia Alami Kenaikan Imbas Melemahnya Nilai Tukar Rupiah Inflasi Tahunan Nunukan Sebesar 2,03 Persen, Kelompok Perawatan Pribadi Mencatatkan Kenaikan Tertinggi Cerita Murid Sekolah Tapal Batas, Nekat Seberangi Sungai Banjir Demi Ujian Semester, Nikmati MBG di Pinggir Kali Karena Jembatan Ambruk

Kaltara

Presentase Belanja Masih Rendah, Gubernur Kaltara Instruksikan Seluruh OPD Percepat Realisasi Belanja Tumbuhkan Ekonomi Daerah

badge-check


					Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang mengikuti Rapat Percepatan Realisasi belanja untuk Memacu Pertumbuhan Ekonomi, secara virtual, Senin (20/10/2025). Dok. Biro Adpim Kaltara. Perbesar

Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang mengikuti Rapat Percepatan Realisasi belanja untuk Memacu Pertumbuhan Ekonomi, secara virtual, Senin (20/10/2025). Dok. Biro Adpim Kaltara.

TANJUNG SELOR, infoSTI – Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Zainal A Paliwang, SH.,M.Hum dan Wakil Gubernur Ingkong Ala, SE.,M.Si berkomitmen meningkatkan realisasi pendapatan daerah, sekaligus realisasi belanja APBD 2025, sebagaimana diamanatkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Menteri Keuangan (Menkeu) saat Rapat Percepatan Realisasi belanja untuk Memacu Pertumbuhan Ekonomi, secara virtual, Senin (20/10/2025).

“Mesin swasta dan mesin Pemerintah harus bergerak bersama untuk menumbuhkan ekonomi. Mesin Pemerintah itu akan mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menstimulasi swasta,” ujar Zainal.

Kemendagri turut mengawasi dan mengevaluasi pendapatan dan belanja daerah.

Berdasarkan laporan Mendagri bahwa realisasi pendapatan daerah di Indonesia (Provinsi dan Kabupaten/Kota) sudah mencapai Rp 949,97 triliun atau 70% pada 30 September 2025.

Dan, Provinsi Kaltara, merupakan Provinsi lima teratas dengan realisasi pendapatan tertinggi, yaitu mencapai 76,97% di bawah Maluku Utara 83,84%, Kalimantan Selatan 79,34%, DI Yogyakarta 79,33 dan Nusa Tenggara Barat 77,64%.

Sementara terhadap tren realisasi belanja Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia pada 2025, sedikit melambat dibanding 2024.

Realisasi belanja per 30 September 2025, sebesar Rp 770,13 triliun atau 56,07% dibanding tahun 2024 periode yang sama, yaitu Rp 817,79 triliun atau 57,20%.

Secara Nasional, persentase belanja Provinsi Kaltara masih tergolong rendah (di bawah 70%), yakni 51,93 persen.

Untuk itu, Zainal menginstruksikan agar seluruh OPD melaksanakan percepatan belanja demi menumbuhkan perekonomian daerah.

“Segera belanjakan anggaran yang ada, tidak menunggu akhir tahun. Kualitas belanja juga tetap harus diperhatikan, agar berdampak untuk masyarakat. Idealnya, pendapatan tinggi, belanja juga harus tinggi,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara