Menu

Mode Gelap
Bupati Nunukan Keluarkan Surat Edaran Siaga Bencana Untuk Periode Mudik Lebaran Diminta Jualkan Motor, Seorang Residivis di Nunukan Malah Tilep Uang Nenek 61 Tahun Gaduh Narasi Wakil Bupati Nunukan Pecah Kongsi dan Mengamuk di Kantor Pemda, Begini Penjelasan Bupati Nunukan Muhammad Khoiruddin Resmi Nakhodai PERPANI Nunukan Periode 2026 – 2030 Nyaris Kolap Karena BLUD Dikorupsi, RSUD Nunukan Masih Miliki Utang Rp 16 Miliar Anggota DPRD Kaltara Temui Pertamina Tarakan, Pastikan Suplay BBM Untuk Perbatasan RI – Malaysia Lancar Jelang Idul Fitri 1447 H

Kaltara

Nelayan Asal Sebatik Dilaporkan Hilang Saat Melaut di Pulau Bunyu Kaltara

badge-check


					Petugas SAR melakukan pencarian terhadap Jusmianto, warga Pulau Sebatik yang hilang saat melaut di Peraidan Bunyu, Bulungan, Kamis (30/5/2025). Perbesar

Petugas SAR melakukan pencarian terhadap Jusmianto, warga Pulau Sebatik yang hilang saat melaut di Peraidan Bunyu, Bulungan, Kamis (30/5/2025).

NUNUKAN, infoSTI – Seorang nelayan bernama Jusmianto (29) warga Desa Tanjung Karang, Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, dilaporkan hilang di perairan Pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan.

Kepala Seksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kota Tarakan, Dede Hariana mengatakan, peristiwa hilangnya Jusmianto, dilaporkan oleh Ketua Nelayan Pulau Bunyu, Hariyono, pada Kamis 29 Mei 2025, sekitar pukul 14.40 wita.

‘’Lokasi Kejadian, Perairan Bunyu Gusung Burung Timur, Desa Bunyu Timur, Kecamatan Bunyu Kabupaten Bulungan, Kaltara, pada Koordinat   3°31’15.56″N 117°51’50.06″E,’’ ujar Dede melalui pesan tertulis.

Lokasi tersebut, berjarak sekitar 20,52 Nautical Miles (ukuran google maps), dengan jarak tempuh sekitar dua jam dari Kantor SAR Tarakan.

Upaya pencarian melibatkan Tim SAR Gabungan, terdiri dari  Team Rescue Kansar Tarakan, Pos AL Bunyu, Polsek Pulau Bunyu.

UPP Bunyu, KPLP Bunyu, Ikatan Nelayan Pulau Bunyu, Keluarga dan masyarakat.

‘’Tim SAR Gabungan sedang melaksanakan pencarian sesuai rencana operasi di sejumlah area, masing masing koordinat 3°29’48” N 117°44’34” E, 3°41’0″ N 117°44’34” E, 3°41’0″ N 117°54’8″ E, dan pada koordinat 3°29’48” N 117°54’8″ E,’’ tulis Dede.

Dihubungi terkait laporan hilangnya Jusmianto, Ketua Nelayan Pulau Bunyu, Hariyono mengatakan, waktu jatuhnya korban dan lokasinya, tidak diketahui oleh para ABK di kapal nelayan dimaksud.

‘’Jadi korban berangkat melaut bertiga. Dari laporan yang saya terima dari kapten kapal, korban masuk kamar mesin, dan tidak pernah keluar lagi setelah itu,’’ tuturnya.

Hilangnya Jusmianto, baru disadari para ABK setelah lama tak muncul ke bagian haluan kapal.

Pencarian sempat dilakukan, namun tak membuahkan hasil, sehingga mereka melaporkannya ke Ketua Nelayan setempat untuk diteruskan ke Kantor SAR.

‘’Jadi korban pergi ke buritan kapal, itulah tidak ditahu kapan waktu pasti jatuh dan hilangnya. Tapi ada jerigen yang hilang juga di kapal, mungkin dijadikan pelampung oleh korban, tidak ditahu juga,’’ kata Hariyono.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara