Menu

Mode Gelap
Harga TBS Kelapa Sawit Kaltara Ditetapkan Rp 3.362.Kg, Bupati Nunukan Warning Pabrik Patuhi Harga yang Disepakati Kejari Nunukan Musnahkan Barang Bukti Pidana Umum Periode Februari – April 2026 Prihatin Nasib Anak Sekolah di Tapal Batas, Pemda Nunukan dan TNI Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Harga Sembako di Perbatasan RI – Malaysia Alami Kenaikan Imbas Melemahnya Nilai Tukar Rupiah Inflasi Tahunan Nunukan Sebesar 2,03 Persen, Kelompok Perawatan Pribadi Mencatatkan Kenaikan Tertinggi Cerita Murid Sekolah Tapal Batas, Nekat Seberangi Sungai Banjir Demi Ujian Semester, Nikmati MBG di Pinggir Kali Karena Jembatan Ambruk

Advertorial

Studi Komparasi ke Banten, DPRD Kaltara Pelajari Metode Banten Mengembangkan Sektor UMKM

badge-check


					Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Provinsi Kalimantan Utara, melakukan studi komparasi terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan UMKM serta Koperasi ke DPRD Provinsi Banten, Kamis (7/5/2026). DPRD Kaltara. Perbesar

Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Provinsi Kalimantan Utara, melakukan studi komparasi terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan UMKM serta Koperasi ke DPRD Provinsi Banten, Kamis (7/5/2026). DPRD Kaltara.

BANTEN, infoSTI – Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Provinsi Kalimantan Utara, melakukan studi komparasi terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan UMKM serta Koperasi ke DPRD Provinsi Banten, Kamis (7/5/2026).

Pertemuan yang membahas berbagai regulasi mengenai penguatan UMKM, koperasi, hingga pengembangan ekonomi kreatif sebagai upaya meningkatkan daya saing pelaku usaha daerah, disambut oleh Ketua Komisi II DPRD Provinsi Banten, KH. IIP Makmur, bersama jajaran terkait.

‘’Kita ingin mempelajari mekanisme kebijakan perlindungan UMKM, kemudahan perizinan, pemberdayaan koperasi, dukungan transformasi digital, serta pola kemitraan antara usaha kecil dan perusahaan besar yang dilakukan Provinsi Banten,’’ ujar Muhammad Nasir.

DPRD Kaltara juga menggali pengalaman Provinsi Banten dalam menyusun regulasi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis UMKM dan ekonomi kreatif.

‘’Melalui studi komparasi ini, Pansus II DPRD Kaltara berharap Ranperda yang tengah disusun dapat menghadirkan regulasi yang adaptif, berpihak kepada pelaku UMKM dan koperasi, serta mampu memperkuat perekonomian daerah di Kalimantan Utara,’’ tegas Nasir.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial