Menu

Mode Gelap
Dana Operasional Mandek, Dapur SPPG Sebatik Timur Tutup, 31 Sekolah di Perbatasan Tak Lagi Terima MBG Cerita Sejumlah Korban Investasi Bodong di Nunukan, Uang Rp 75 Juta Tak Kembali, Ramai Ramai Buat Laporan Polisi Mengaku Sakit Hati Pada Bos, Karyawan Gudang Sembako Curi Uang Majikan Lewat SMS Banking Dorong Transformasi Ekonomi Daerah, Bupati Nunukan Canangkan Sensus Ekonomi 2026 dan Luncurkan Kredit Mikro UMKM Candu Narkoba, Dua Warga Pulau Sebatik Nekat Menjadi Ninja Sawit Gereja Katolik Santo Yosep di Pedalaman Nunukan Habis Terbakar

Advertorial

Hadiri Kahutindo Expo 2026 di Momen May Day, DPRD Kaltara Perkuat Solidaritas Buruh dan Pemerintah Daerah

badge-check


					Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara, H. Muddain, bersama Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltara, Dr. H. Syamsuddin Arfah, menghadiri Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Tarakan, Minggu (03/05/2026). Dok.DPRD Kaltara. Perbesar

Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara, H. Muddain, bersama Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltara, Dr. H. Syamsuddin Arfah, menghadiri Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Tarakan, Minggu (03/05/2026). Dok.DPRD Kaltara.

TARAKAN, infoSTI – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara, H. Muddain, bersama Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltara, Dr. H. Syamsuddin Arfah, menghadiri Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Tarakan, Minggu (03/05/2026).

Acara yang digelar melalui KAHUTINDO EXPO 2026 ini, dipusatkan di Area Bandara Juwata Tarakan. Expo ini menjadi wadah bagi pekerja untuk menunjukkan sisi produktif, kreatif, dan berdaya saing.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Setdaprov Kaltara, Dr. Bustan, memberikan apresiasi atas terselenggaranya KAHUTINDO EXPO.

Hal ini menjadi momentum strategis yang tidak hanya mempererat solidaritas buruh, tetapi juga mendorong penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pemerintah Kaltara, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja sekaligus memperkuat UMKM sebagai pilar ekonomi daerah.

‘’Kolaborasi antara serikat pekerja, pelaku usaha, dan pemerintah, menjadi kunci dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,’’ ujarnya.

Sementara itu, Syamsuddin Arfah menekankan solidaritas antara buruh dan pemerintah merupakan elemen krusial dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis, aman, dan adil.

‘’Pada peringatan Hari Buruh, kehadiran pemerintah secara nyata untuk melindungi hak-hak pekerja, terutama di tengah situasi sulit dan ancaman PHK, merupakan sebuah keharusan,’’ kata dia.

Puncak acara, ditandai dengan pelepasan konvoi keliling kota yang diikuti pekerja yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja (FSP) Kahutindo, sebagai simbol kebersamaan dan perayaan kontribusi buruh.

Kemeriahan berlanjut dengan hiburan rakyat dan pembagian doorprize yang disambut antusias masyarakat.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial