Menu ✖

Mode Gelap
Jalan Tembus Krayan – Malinau Ditargetkan Tuntas 2028, Irwan Sabri : Tahun 2028 Akan Jadi Momentum Bersejarah Waspadai Potensi Bencana Hidrometeorologi Basah, Ini yang Dilakukan BPBD Nunukan Kisah Udin, Eks TKI Terlantar yang Terus Berceloteh Menunggu Gajinya yang Belum Dibayar Selama Tiga Bulan Niat Ke Malaysia Menjadi TKI, Paisal Alami Gangguan Psikososial dan Terlantar di Nunukan Konsulat RI di Tawau, Ingin Skema Kerjasama Untuk Beasiswa Anak Anak PMI yang Melanjutkan Sekolah ke Nunukan Pemkab Nunukan Teken Kerjasama Pengendalian Malaria Lintas Batas Dengan Malaysia

Advertorial

Sosialisasi SPMB, DPRD Kaltara Minta Pemda Memastikan Tak Ada Masyarakat yang Tertinggal Dalam Memperoleh Akses Informasi Pendidikan

badge-check


					Ketua Komisi IV, Tamara Moriska, bersama Sekretaris Komisi IV, Ruman Tumbo, menghadiri Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027, di Ruang Rapat Benuanta, Gedung Gabungan Dinas II, Senin (20/4/2026). DPRD Kaltara. Perbesar

Ketua Komisi IV, Tamara Moriska, bersama Sekretaris Komisi IV, Ruman Tumbo, menghadiri Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027, di Ruang Rapat Benuanta, Gedung Gabungan Dinas II, Senin (20/4/2026). DPRD Kaltara.

TANJUNG SELOR, infoSTI – Ketua Komisi IV, Tamara Moriska, bersama Sekretaris Komisi IV, Ruman Tumbo, menghadiri Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027, di Ruang Rapat Benuanta, Gedung Gabungan Dinas II, Senin (20/4/2026).

Sosialisasi yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Sekretariat Daerah ini bertujuan untuk memastikan pemahaman menyeluruh terkait mekanisme dan kebijakan terbaru dalam sistem SPMB, yang kini menggantikan skema Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

‘’SPMB dirancang untuk menghadirkan proses seleksi yang lebih terbuka, adil, dan merata bagi seluruh calon peserta didik,’’ ujar Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltara, Datu Iqro Ramadhan.

Namun demikian, DPRD Kaltara memberikan catatan penting.

Ketua Komisi IV, Tamara Moriska, menyoroti perlunya penguatan sosialisasi, khususnya di wilayah perbatasan seperti Nunukan.

Ia menilai masih banyak masyarakat yang belum terjangkau informasi secara optimal, terutama melalui media sosial.

“Perlu ada langkah konkret agar informasi ini benar-benar sampai ke masyarakat, terutama di daerah yang akses informasinya masih terbatas,” ujarnya.

Tamara juga menegaskan komitmen DPRD Kaltara untuk terus mengawal implementasi kebijakan pendidikan agar berjalan transparan, inklusif, dan berkeadilan.

Sekaligus memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam memperoleh akses informasi pendidikan.

Senada dengan itu, Ruman Tumbo menekankan pentingnya distribusi informasi yang merata, khususnya di daerah dengan kepadatan penduduk tinggi seperti Tarakan.

Ia menilai, penyampaian informasi secara langsung kepada masyarakat akan mendorong terciptanya persaingan yang sehat di kalangan calon peserta didik.

“Kita ingin semua anak mendapatkan kesempatan yang sama, sehingga sosialisasi harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial