Menu

Mode Gelap
Dana Operasional Mandek, Dapur SPPG Sebatik Timur Tutup, 31 Sekolah di Perbatasan Tak Lagi Terima MBG Cerita Sejumlah Korban Investasi Bodong di Nunukan, Uang Rp 75 Juta Tak Kembali, Ramai Ramai Buat Laporan Polisi Mengaku Sakit Hati Pada Bos, Karyawan Gudang Sembako Curi Uang Majikan Lewat SMS Banking Dorong Transformasi Ekonomi Daerah, Bupati Nunukan Canangkan Sensus Ekonomi 2026 dan Luncurkan Kredit Mikro UMKM Candu Narkoba, Dua Warga Pulau Sebatik Nekat Menjadi Ninja Sawit Gereja Katolik Santo Yosep di Pedalaman Nunukan Habis Terbakar

Advertorial

Wacana WFH Bagi ASN, Pemkab Nunukan : Skema Kita Siapkan Mirip WFH Saat Covid -19

badge-check


					PJ Sekda Nunukan, Raden Iwan Kurniawan. Perbesar

PJ Sekda Nunukan, Raden Iwan Kurniawan.

NUNUKAN, infoSTI– Presiden RI Prabowo Subianto menyiapkan kebijakan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah dalam rangka penghematan bahan bakar minyak (BBM) imbas perang di Timur Tengah.

Aturan tersebut, akan terbit dalam periode setelah libur Lebaran.

Lalu bagaimana kesiapan Pemerintah Daerah, dan skema apa yang telah mereka siapkan.

Pj Sekretaris Daerah Nunukan, Raden Iwan Kurniawan mengatakan, meski saat ini Pemda Nunukan masih menunggu regulasi dari pusat, namun skema yang diberlakukan tak jauh beda dengan kondisi WFH saat merebaknya virus Covid-19 pada periode 2020 – 2021 lalu.

‘’Kita menunggu seperti apa regulasinya dari Pemerintah Pusat. Kalau skema yang kita siapkan mirip miriplah dengan mekanisme WFH saat covid-19 kemarin,’’ ujarnya, ditemui Jumat (27/3/2026).

WFH, kata Iwan, tentu tak serta merta semua bekerja dari rumah.

Bagi mereka yang bekerja di fasilitas pelayanan public, seperti bidang medis ataupun pelayanan masyarakat, akan ada mekanisme system shifting untuk memastikan pelayanan tidak terhenti.

‘’Yang jelas kita masih menunggu regulasi. Kita memiliki pola atau gambaran WFH mengacu saat darurat covid-19. Tapi untuk implementasi WFH dalam rangka penghematan BBM, kita bakal bahas kembali ketika aturannya sudah keluar,’’ jelas Iwan.

Presiden Prabowo, meminta seluruh pihak menghemat BBM untuk menghadapi gejolak harga dan pasokan minyak mentah akibat perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.

Harga minyak dunia melonjak akibat perang di kawasan Timur Tengah tersebut.

Prabowo mengatakan Indonesia harus melakukan langkah-langkah proaktif menghadapi dampak perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran tersebut.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial