Menu

Mode Gelap
Dana Operasional Mandek, Dapur SPPG Sebatik Timur Tutup, 31 Sekolah di Perbatasan Tak Lagi Terima MBG Cerita Sejumlah Korban Investasi Bodong di Nunukan, Uang Rp 75 Juta Tak Kembali, Ramai Ramai Buat Laporan Polisi Mengaku Sakit Hati Pada Bos, Karyawan Gudang Sembako Curi Uang Majikan Lewat SMS Banking Dorong Transformasi Ekonomi Daerah, Bupati Nunukan Canangkan Sensus Ekonomi 2026 dan Luncurkan Kredit Mikro UMKM Candu Narkoba, Dua Warga Pulau Sebatik Nekat Menjadi Ninja Sawit Gereja Katolik Santo Yosep di Pedalaman Nunukan Habis Terbakar

Advertorial

LKPJ Bupati Nunukan 2025, Indeks Pembangunan Manusia Naik, Angka Kemiskinan Turun

badge-check


					Bupati Nunukan, Irwan Sabri saat membacakan LKPJ 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Nunukan, Jumat (27/3/2026). Perbesar

Bupati Nunukan, Irwan Sabri saat membacakan LKPJ 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Nunukan, Jumat (27/3/2026).

NUNUKAN, infoSTI – Bupati Nunukan, Kalimantan Utara, Irwan Sabri, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2025, dalam Rapat Paripurna DPRD Nunukan, Jumat (27/3/2026).

Irwan membacakan sejumlah indicator capaian periode pemerintahannya yang berusia setahun.

Indikator dimaksud, mencakup Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang menurut data BPS, naik di angka 69,87 persen dari target 69,9 persen.

‘’Jika dibandingkan Tahun 2024, IPM Kabupaten Nunukan pada Tahun 2025 mengalami kenaikan sebesar 0,6 persen,’’ ujarnya.

Kenaikan ini dibarengi pertumbuhan ekonomi dengan realisasi 4,82 persen dari target 5,5 persen, atau sekitar 87,63 persen.

Irwan mengatakan, capaian tersebut menunjukkan bahwa perekonomian Nunukan tetap tumbuh positif, namun belum mencapai akselerasi target perencanaan.

‘’Secara statistic, kondisi ini mengindikasikan bahwa dorongan pertumbuhan dari sisi produksi maupun sisi permintaan, belum cukup kuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi ke level yang diharapkan,’’ kata dia.

Selanjutnya, Pemda Nunukan berhasil menurunkan prosentase penduduk miskin dari 5,38 persen menjadi 5,27 persen, yang bisa dikatakan bahwa program pengentasan kemiskinan berjalan dengan baik.

‘’Indeks Reformasi Birokrasi (IRB), Pemkab Nunukan berhasil mencapai indeks BB. Yang berarti predikat sangat baik, dengan capaian kinerja di angka 100 persen,’’ kata Irwan Sabri.

Untuk diketahui, Indeks Reformasi Birokrasi (IRB) adalah alat ukur keberhasilan perbaikan tata kelola pemerintahan, akuntabilitas, dan kualitas pelayanan publik di instansi pemerintah.

Nilai IRB mencerminkan tingkat efektivitas, efisiensi, dan kebersihan dari KKN.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial