NUNUKAN, infoSTI – Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Desa Apas, Kecamatan Sebuku, di pedalaman Nunukan, Kalimantan Utara, Minggu (7/12/2025) malam.
Kecelakaan melibatkan dua sepeda motor dan sebuah mobil pikap yang mengangkut ikan dan es batu.
Dua orang tewas dalam kejadian tersebut, dan satu korban dirujuk ke RSUD Nunukan.
‘’Peristiwa terjadi sekitar pukul 22.00 wita. Terjadi tabrakan adu banteng sesama sepeda motor. Dua korban tewas,’’ ujar Kapolsek Sebuku, Iptu Rianto, dihubungi Senin (8/12/2025).
Peristiwa, bermula ketika dua pengendara motor Yamaha Vega, Semri Tefbana dan Yohanes Talama, melaju dari arah SP 1, menuju Desa Apas.
Dari arah sebaliknya, terdapat sepeda motor Yamaha x-ride dikendarai Vinsensius Kasianus Taru.
Saat itu, Yamaha x-ride melaju di belakang mobil pikap yang mengangkut ikan dan es batu yang dikemudikan Ramli.
‘’Saat melewati jalanan lurus di Desa Apas, Yamaha X-ride mencoba mendahului pikap dan mengambil jalur kanan. Bersamaan dengan itu, motor Vega yang dikendarai Semri Tefbana melintas dari arah berlawanan dengan kondisi lampu yang kurang terang,’’ tutur Rianto.
‘’Tabrakan model adu banteng tak bisa dihindari, para pengendara terlempar dari motor,’’ imbuhnya.
Untuk korban Vinsensius, tubuhnya masuk ke bagian kiri mobil dan tersangkut.
Vinsensius bahkan terseret mobil pikap cukup jauh, sebelum pengendara mobil menghentikan laju kendaraannya, karena menyadari ada yang tak wajar di bawah mobilnya.
‘’Korban Vinsensius terseret sejauh 9 meter. Pengemudi mobil Pikap, Ramli, tidak menyadari karena muatan berat dari ikan dan es batu. Ia baru menyadari ada korban di bawah mobil saat berhenti,’’ kata Rianto lagi.
Akibat peristiwa tersebut, Vinsensius Kasianus Taru, meninggal di lokasi kejadian.
Yohanes Talama, meninggal di RS Pratama Sebuku. Sementara Semri Tefbana, dilarikan ke RS Pratama Sebuku yang akhirnya dirujuk ke RSUD Nunukan.













