Menu

Mode Gelap
RDP Menyoal Asrama dan Beasiswa Tanpa Hasil, DPRD Kecewa Mahasiswa Tinggalkan Ruang Rapat Tanpa Mau Dengar Penjelasan Jumlah Anak Tak Sekolah di Nunukan Mencapai Lebih 5000 Anak, DPRD Desak Pemda Perbanyak Sekolah Paket Anak Pedalaman Lumbis Berangkat Sekolah Dengan Bertaruh Nyawa, DPRD Usulkan Pengadaan Long Boat Layak Banyak Guru Mengajar Tak Sesuai SK Penempatan, DPRD Nunukan Sentil Dinas Pendidikan DPRD Nunukan Salurkan Bantuan Bibit Kangkung dan Jagung Untuk 26 Kelompok Tani Datangi Gedung DPRD Nunukan, Mahasiswa Teriakkan Dugaan Pungli pada Penyaluran Beasiswa dan Tuntut Asrama Layak

Kaltara

Pemprov Kaltara Jajaki Rute Penerbangan Internasional Tarakan – Malaysia

badge-check


					Gunernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang saat audiensi bersama managemen Maskapai Air Asia untuk penjajagan penerbangan internasional rute Tarakan - Tawau. Dok. Biro Adpim Kaltara. Perbesar

Gunernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang saat audiensi bersama managemen Maskapai Air Asia untuk penjajagan penerbangan internasional rute Tarakan - Tawau. Dok. Biro Adpim Kaltara.

TANJUNG SELOR, infoSTI – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), menjajaki rute penerbangan internasional Tarakan – Tawau, Malaysia, bersama Maskapai Air Asia.

“Ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas udara sebagai motor penggerak ekonomi di wilayah beranda terdepan Indonesia,” ujar Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang, melalui website resmi Pemprov Kaltara, Rabu (14/1/2026).

Untuk penjajakan awal, Zainal telah melakukan audiensi dengan manajemen PT Indonesia AirAsia di AirAsia Redhouse, Tangerang, pada Senin (12/1/2026) lalu.

Zainal menuturkan, pertemuan yang diikuti Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Datu Iqro Ramadhan, Kepala Dishub Kaltara Idham Chalid.

Kepala Badan Penghubung Kaltara, Teddy Kusuma, dan Perwakilan Otoritas Bandara Internasional Juwata Tarakan ini, pembahasan fokus pada agenda ekspansi jaringan penerbangan internasional yang menghubungkan Tarakan (Indonesia) dengan Tawau (Sabah, Malaysia).

Zainal menekankan, pembukaan rute Tarakan–Tawau, adalah upaya memperkuat posisi Kaltara dalam hubungan perdagangan dan pariwisata lintas batas.

Selain itu, posisi Kota Tarakan, bisa dikatakan sebagai golden gate bagi Kaltara.

“Dengan rute internasional ini, kita membuka keran aksesibilitas yang lebih luas bagi investor dan wisatawan,” katanya.

Ia menegaskan, Pemprov Kaltara sudah siap memfasilitasi kebutuhan operasional maskapai dengan memastikan dukungan dari otoritas bandara dan pemangku kepentingan terkait.

Pemprov juga menjamin fasilitas pendukung di Bandara Internasional Juwata Tarakan memenuhi standar operasional internasional.

Termasuk memberikan dukungan kebijakan sesuai kewenangan daerah guna menjamin keberlanjutan rute tersebut.

“Ini adalah instrumen penting untuk memacu aktivitas ekonomi di kawasan perbatasan secara signifikan,” tuturnya.

Ia menambahkan, inisiatif ini disambut baik oleh Pihak manajemen AirAsia.

Sebagai langkah awal, AirAsia akan segera melakukan studi kelayakan (feasibility study) yang mencakup aspek teknis operasional serta proyeksi demand pasar di kedua wilayah.

“Saya yakin langkah ini akan menurunkan biaya logistik dan mobilitas manusia, yang pada gilirannya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor perdagangan dan jasa,” tuntasnya.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara