Menu

Mode Gelap
Kebakaran Gardu Listrik PLN di Jalan RA Kartini, Warga Panik dan Trauma DPRD Nunukan Usulkan Penambahan Anggaran Untuk Perbaikan Jalan di Dataran Tinggi Krayan Data Penduduk Miskin Banyak Tak Relevan, DPRD Minta Dilibatkan Dalam Sensus Ekonomi Dititipi Rp 10 Juta Untuk Belanja Komponen Mesin, Desil Naik, Sembako dan Beasiswa Anak Hilang Minta Diantar Pulang, Gadis 17 Tahun di Nunukan Jadi Korban Pemerkosaan Pemilik Bengkel Jualan Liquid Narkoba, Pengedar di Nunukan Pesan di Malaysia, Ambil Barang di Perbatasan Setelah Pemasok Kirim Foto Lokasi

Kaltara

Rumah di Pesisir Pulau Sebatik yang Dihuni Tiga Orang Duda Ludes Terbakar

badge-check


					Sebuah rumah tinggal kawasan pesisir di Jalan Mulawarman, RT 04, Desa Bukit Aru Indah, Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, ludes terbakar, Senin (8/12/2025). Dok.Disdamkar. Perbesar

Sebuah rumah tinggal kawasan pesisir di Jalan Mulawarman, RT 04, Desa Bukit Aru Indah, Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, ludes terbakar, Senin (8/12/2025). Dok.Disdamkar.

NUNUKAN, infoSTI – Sebuah rumah tinggal kawasan pesisir di Jalan Mulawarman, RT 04, Desa Bukit Aru Indah, Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, ludes terbakar, Senin (8/12/2025).

Komandan Pleton Damkar Sebatik Timur, Duwi Subakti menuturkan, kebakaran yang meluluhlantakkan rumah kayu berukuran sekitar 5×7 meter tersebut, terjadi sekitar pukul 13.45 wita.

‘’Rumah yang terbakar, adalah rumah tinggal sekaligus menjadi lokasi penjemuran rumput laut, milik warga Pulau Sebatik, bernama Ridwan Amir,’’ ujarnya, melalui pesan tertulis.

Duwi menuturkan, rumah/pondokan tersebut, dihuni oleh tiga laki laki pekerja rumput laut, yang semuanya berstatus duda.

Masing masing, Irwansyah (51), Syaiful (50), dan Baba (43).

‘’Saat kejadian, penghuni rumah sedang keluar,’’ imbuhnya.

Duwi menduga, kebakaran bukan akibat korsleting, karena kondisi listrik sudah mati sejak pagi.

Penyebab paling logis, kata dia, kebakaran dipicu akibat puntung rokok yang dibuang sembarangan.

apalagi, terdapat sebuah tangki bensin untuk mesin gantung perahu yang disimpan di bagian dapur.

Selain itu, aktifitas orang keluar masuk, cukup intens di pondokan tersebut.

‘’Ketiga penghuni yang sedang berada di luar, dari kejauhan melihat asap tebal menyelimuti rumah, kemudian segera melaporkan kejadian tersebut,’’ imbuhnya.

Petugas menurunkan 5 armada pemadam kebakaran untuk mengatasi kobaran api.

Masing masing 2 unit dari Pos Timur dan Pos Utara, serta 1 unit mobil suplay dari Pos Utara.

‘’Pemadaman berlangsung sekitar 30an menit, mulai pukul 13.51 wita sampai 14.25 wita,’’ katanya lagi.

Selain pondokan dan alat alat rumah tangga dan pakaian, api juga membakar mesin gantung 15 PK, mesin genset dan solar cell.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara