Menu

Mode Gelap
Harga TBS Kelapa Sawit Kaltara Ditetapkan Rp 3.362.Kg, Bupati Nunukan Warning Pabrik Patuhi Harga yang Disepakati Kejari Nunukan Musnahkan Barang Bukti Pidana Umum Periode Februari – April 2026 Prihatin Nasib Anak Sekolah di Tapal Batas, Pemda Nunukan dan TNI Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Harga Sembako di Perbatasan RI – Malaysia Alami Kenaikan Imbas Melemahnya Nilai Tukar Rupiah Inflasi Tahunan Nunukan Sebesar 2,03 Persen, Kelompok Perawatan Pribadi Mencatatkan Kenaikan Tertinggi Cerita Murid Sekolah Tapal Batas, Nekat Seberangi Sungai Banjir Demi Ujian Semester, Nikmati MBG di Pinggir Kali Karena Jembatan Ambruk

Advertorial

Efisiensi Anggaran dan Defisit APBD Tak Mempengaruhi Pemerataan Listrik Bagi Pelosok Kaltara

badge-check


					Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memperluas akses listrik, terus menunjukkan progres positif meskipun harus berhadapan dengan efisiensi anggaran nasional dan defisit APBD. 
Tantangan fiskal tersebut tidak menyurutkan komitmen pemerintah untuk menjaga keberlanjutan program Bantuan Pemasangan Baru Listrik (BPBL) hingga 2030. Dok.ESDM Kaltara.
Perbesar

Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memperluas akses listrik, terus menunjukkan progres positif meskipun harus berhadapan dengan efisiensi anggaran nasional dan defisit APBD. Tantangan fiskal tersebut tidak menyurutkan komitmen pemerintah untuk menjaga keberlanjutan program Bantuan Pemasangan Baru Listrik (BPBL) hingga 2030. Dok.ESDM Kaltara.

TANJUNG SELOR,infoSTI — Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memperluas akses listrik, terus menunjukkan progres positif meskipun harus berhadapan dengan efisiensi anggaran nasional dan defisit APBD.

Tantangan fiskal tersebut tidak menyurutkan komitmen pemerintah untuk menjaga keberlanjutan program Bantuan Pemasangan Baru Listrik (BPBL) hingga 2030.

Kabid Ketenagalistrikan Dinas ESDM Kaltara, Abdul Muis, menjelaskan, meski alokasi APBD mengalami penyesuaian, capaian sambungan listrik tetap berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Karena adanya efisiensi anggaran secara nasional, alokasi kita ikut menyesuaikan. Namun program tetap berjalan dan memberikan dampak langsung ke masyarakat,” ujarnya, Jumat (5/12/2025).

Per akhir November, distribusi sambungan APBD tercatat sebanyak 270 sambungan, dengan rincian,

  • Bulungan (Tanjung Selor): 62
  • Tarakan: 72
  • Nunukan: 72
  • Tana Tidung: 64

Selain itu, paket BPBL dari APBN yang dikelola PLN juga diperkirakan mencapai sekitar 1.600 sambungan untuk seluruh provinsi.

‘’Sehingga total upaya elektrifikasi tahun ini tetap signifikan,’’ imbuhnya.

Di tengah tekanan fiskal, pemerintah provinsi terus menegaskan komitmen untuk memperluas akses energi, terutama di wilayah pedesaan.

Abdul Muis optimistis bahwa dengan penataan anggaran yang lebih baik di tahun depan, target sambungan baru bisa kembali ditingkatkan.

Program BPBL dipastikan tetap berlanjut, menjadi bukti bahwa keterbatasan anggaran tidak menghalangi langkah Kaltara untuk memperluas akses energi secara bertahap dan berkelanjutan.

“Realisasi memang sangat dipengaruhi anggaran. Namun prioritas pemerataan listrik tetap kuat. Program ini akan terus kita dorong hingga seluruh wilayah terlayani,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial