Menu ✖

Mode Gelap
Rekrut Tenaga Kerja, Pemkab Nunukan Gandeng 15 Perusahaan dan Instansi Gelar Perlombaan Otot di HUT Nunukan 27, PERBAFI Panaskan Mesin Jelang Porprov Kaltara 2026 Amankan Dua Pengedar Sabu Sabu, Polisi Sita 35 Paket Hemat Narkoba Seberat 81,2 Gram, Sebuah Mobil dan Sepeda Motor Kembali ke Nunukan dan Menjadi Peminta Minta, Ridwan Meninggal Akibat Luka Bakar yang Dideritanya Update Janji Kampanye Irwan Sabri – Hermanus, Penambahan Jaringan Listrik Segera Dipasang di 8 Kecamatan Pedalaman Dua Tahun Kepemimpinan Irwan Sabri – Hermanus, Persentase Kemiskinan Ditekan, IPM Meningkat

Advertorial

Program Kaltara Terang, Beri Asa Baru Bagi UMKM di Desa Pelosok Linsayung

badge-check


					 Anggota Komisi VII DPR RI, Rahmawati. membuka peluncuran program ditandai dengan sosialisasi Energi Baru Terbarukan (EBT) untuk penyediaan tenaga listrik di Desa Linsayung, pedalaman Nunukan. Dok.ESDM Kaltara. Perbesar

Anggota Komisi VII DPR RI, Rahmawati. membuka peluncuran program ditandai dengan sosialisasi Energi Baru Terbarukan (EBT) untuk penyediaan tenaga listrik di Desa Linsayung, pedalaman Nunukan. Dok.ESDM Kaltara.

TANJUNG SELOR, infoSTI – Program ‘Kaltara Terang di Perbatasan Negeri’, resmi menjangkau Desa Linsayung, Kabupaten Nunukan.

Selain menghadirkan listrik untuk wilayah perbatasan yang selama ini belum terjangkau jaringan, program ini juga difokuskan untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat lewat pemberdayaan UMKM berbasis energi listrik.

Peluncuran program, dibuka oleh Anggota Komisi VII DPR RI, Rahmawati, dan ditandai dengan sosialisasi Energi Baru Terbarukan (EBT) untuk penyediaan tenaga listrik.

Kepala Dinas ESDM Kaltara, Yosua Batara Payangan, mengatakan, Gubernur Kaltara menekankan agar penyediaan listrik tidak hanya sekadar menerangi rumah warga, tetapi juga mendorong peningkatan produktivitas ekonomi masyarakat.

“Ibu Rahmawati memberikan arahan, dan Bapak Gubernur menegaskan bahwa listrik harus dimanfaatkan untuk menguatkan UMKM dengan peralatan berbasis listrik,” ujarnya, dikonfirmasi Minggu (30/11/2025).

Program Kaltara Terang di Perbatasan Negeri menjadi langkah strategis Pemprov Kaltara dalam mewujudkan pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan terdepan negara.

Sebagai bentuk dukungan nyata, sebanyak delapan perusahaan sektor ESDM ikut berpartisipasi menyumbangkan PLTS berkapasitas 2 kW serta empat unit mesin jahit listrik.

Fasilitas ini diperuntukkan bagi rumah produksi UMKM yang akan mengembangkan produk tas berbahan kulit dan anyaman rotan.

Untuk diketahui, Desa Linsayung, merupakan salah satu lokasi yang selama ini belum memiliki akses listrik memadai, sehingga kehadiran program ini dinilai menjadi tonggak penting untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Ke depan, Pemprov Kaltara berencana memperluas program melalui kolaborasi bersama Kementerian ESDM, PT PLN (Persero), dan pihak swasta.

Skemanya, pemerintah fokus pada penyediaan listrik untuk permukiman, sementara pihak swasta mengambil peran dalam penyediaan sarana produksi bagi UMKM.

“Kolaborasi ini kami dorong agar pemberdayaan UMKM lebih terarah dan masyarakat bisa merasakan manfaat ekonomi dari hadirnya listrik,” tambah Yosua.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial