Menu

Mode Gelap
Biaya Kirim Jauh Lebih Mahal Ketimbang Nilai Bantuan Logistik, BNPB Ditawari Pergeseran Barang Dengan Kerbau   Jerit Tangis Ibu Atlet Panjat Tebing Nunukan Mendengar Vonis Ringan Terhadap Supir Pikap yang Menewaskan Anaknya Seorang IRT di Nunukan Ditangkap Polisi Karena Berusaha Membakar Tetangga, Pelaku Ternyata ODGJ Cerita Perjalanan Warga Krayan, Dua Hari Berkendara Menembus Jalanan Lumpur Menuntut Akses Layak ke DPRD Kaltara 40 Jamaah Umroh Nunukan Menginap di Kawasan Markaziyah, An Nur Jamin Kenyamanan dan Kemudahan Ibadah Perkuat Semangat Bela Negara, 80 Kader PKS Nunukan Ikuti KEMBARA di Perbatasan RI – Malaysia

Kaltara

Lompat Dari Buritan Kapal di Pelabuhan Tunon Taka, Seorang ODGJ Ditemukan Tewas

badge-check


					Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad Samir, ODGJ yang lompat ke laut pada Sabtu (30/8/2025) Dok.SAR Tarakan. Perbesar

Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad Samir, ODGJ yang lompat ke laut pada Sabtu (30/8/2025) Dok.SAR Tarakan.

NUNUKAN, infoSTI – Tim SAR akhirnya menemukan Samir, ODGJ yang melompat ke laut, dari buritan kapal penumpang yang bersandar di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, pada Sabtu (30/8/2025).

“Telah di temukan mayat seorang laki-laki yang loncat di Dermaga Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan,” ujar Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP), Iptu Andre Azmi Azhari, melalui pesan tertulis, Minggu (31/8/2025).

Andre mengatakan, korban Samir, ditemukan sekitar pukul 22.00 wita, di perairan sekitar pelabuhan.

Kondisi mayat sudah membengkak dan evakuasi dilakukan dengan sangat hati hati.

“Personel kami melakukan srerilisasi, kemudian menghubungi unit identifikasi dan Puskesmas Nunukan,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang lelaki diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), masuk ke Dermaga Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Kalimantan Utara, Sabtu (30/8/2025).

Laki mengenakan baju biru dan celana pendek hitam tersebut, masuk ke kapal penumpang, KM Pantokrator, lalu melompat dari buritan kapal yang melayani pelayaran rute Nunukan – Sulawesi Selatan ini.

“Kejadiannya sekitar jam 11.50 wita. Korban diduga ODGJ. Menurut agen KM Pantokrator, korban lompat dari atas kapal, sempat dilihat ABK dan coba diselamatkan tapi sudah keburu tenggelam,” ujar Danlanal Nunukan, Letkol Laut (P) Primayantha Maulana Malik.

Di sisi lain, seorang ABK KM Purnama juga sempat mencoba menyelamatkan korban yang terlihat megap megap dan timbul tenggelam pasca melompat ke laut.

Namun upaya tersebut sia sia, karena korban yang biasa dipanggil dengan nama Samir (45), malah menolak life buoy yang sempat diberikan si penolong.
“Korbanpun tenggelam, dan dilaporkan hilang,” imbuh Danlanal.

Dari keterangan para ABK di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, saat ODGJ tersebut masuk KM Pantokrator, ABK dan buruh pelabuhan sempat mengamankannya di Ramdoor kapal.

Mereka juga memintanya agar keluar keluar kapal dan segera naik ke dermaga. Namun tiba tiba, korban lari dan melompat ke laut.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara