Menu

Mode Gelap
Harga TBS Kelapa Sawit Kaltara Ditetapkan Rp 3.362.Kg, Bupati Nunukan Warning Pabrik Patuhi Harga yang Disepakati Kejari Nunukan Musnahkan Barang Bukti Pidana Umum Periode Februari – April 2026 Prihatin Nasib Anak Sekolah di Tapal Batas, Pemda Nunukan dan TNI Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Harga Sembako di Perbatasan RI – Malaysia Alami Kenaikan Imbas Melemahnya Nilai Tukar Rupiah Inflasi Tahunan Nunukan Sebesar 2,03 Persen, Kelompok Perawatan Pribadi Mencatatkan Kenaikan Tertinggi Cerita Murid Sekolah Tapal Batas, Nekat Seberangi Sungai Banjir Demi Ujian Semester, Nikmati MBG di Pinggir Kali Karena Jembatan Ambruk

Kaltara

Lompat Dari Buritan Kapal di Pelabuhan Tunon Taka, Seorang ODGJ Ditemukan Tewas

badge-check


					Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad Samir, ODGJ yang lompat ke laut pada Sabtu (30/8/2025) Dok.SAR Tarakan. Perbesar

Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad Samir, ODGJ yang lompat ke laut pada Sabtu (30/8/2025) Dok.SAR Tarakan.

NUNUKAN, infoSTI – Tim SAR akhirnya menemukan Samir, ODGJ yang melompat ke laut, dari buritan kapal penumpang yang bersandar di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, pada Sabtu (30/8/2025).

“Telah di temukan mayat seorang laki-laki yang loncat di Dermaga Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan,” ujar Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP), Iptu Andre Azmi Azhari, melalui pesan tertulis, Minggu (31/8/2025).

Andre mengatakan, korban Samir, ditemukan sekitar pukul 22.00 wita, di perairan sekitar pelabuhan.

Kondisi mayat sudah membengkak dan evakuasi dilakukan dengan sangat hati hati.

“Personel kami melakukan srerilisasi, kemudian menghubungi unit identifikasi dan Puskesmas Nunukan,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang lelaki diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), masuk ke Dermaga Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Kalimantan Utara, Sabtu (30/8/2025).

Laki mengenakan baju biru dan celana pendek hitam tersebut, masuk ke kapal penumpang, KM Pantokrator, lalu melompat dari buritan kapal yang melayani pelayaran rute Nunukan – Sulawesi Selatan ini.

“Kejadiannya sekitar jam 11.50 wita. Korban diduga ODGJ. Menurut agen KM Pantokrator, korban lompat dari atas kapal, sempat dilihat ABK dan coba diselamatkan tapi sudah keburu tenggelam,” ujar Danlanal Nunukan, Letkol Laut (P) Primayantha Maulana Malik.

Di sisi lain, seorang ABK KM Purnama juga sempat mencoba menyelamatkan korban yang terlihat megap megap dan timbul tenggelam pasca melompat ke laut.

Namun upaya tersebut sia sia, karena korban yang biasa dipanggil dengan nama Samir (45), malah menolak life buoy yang sempat diberikan si penolong.
“Korbanpun tenggelam, dan dilaporkan hilang,” imbuh Danlanal.

Dari keterangan para ABK di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, saat ODGJ tersebut masuk KM Pantokrator, ABK dan buruh pelabuhan sempat mengamankannya di Ramdoor kapal.

Mereka juga memintanya agar keluar keluar kapal dan segera naik ke dermaga. Namun tiba tiba, korban lari dan melompat ke laut.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara