Menu

Mode Gelap
Orang Kota Ribut Kenaikan Harga Barang, Kami di Perbatasan RI – Malaysia Memilih Diam Menelan Kekecewaan Pemkab Nunukan Pastikan Pasokan BBM Aman, Meski Banyak Pembelian Gunakan Jerigen Hadiri RPJMD dan Deklarasi Kolaborasi CSR di Jakarta, Hermanus : Harapan Percepatan Pembangunan di Kaltara SPPG Baru di Nunukan Selatan Dibuka, Masyarakat Boleh Kritik, Tapi Bukan Lewat Medsos Api Berkobar Selama 3 Jam di Perkebunan Warga di Mansapa, Nunukan Selatan, Lebih 2 hektar Lahan Hangus Terbakar Bimtek Kurikulum Berbasis Cinta, Dorong Penguatan Karakter Pendidikan di Nunukan

Kaltara

Melambung Jalan dan Menabrak Pikap, IRT Asal Bandung Tewas di Pulau Sebatik

badge-check


					TKP Laka Lantas di Jalan Lujo, Desa Tanjung Karang, Pulau Sebatik, yang menewaskan seorang IRT asal Bandung, Selasa (19/8/2025) sore. Dok.Satlantas Polres Nunukan. Perbesar

TKP Laka Lantas di Jalan Lujo, Desa Tanjung Karang, Pulau Sebatik, yang menewaskan seorang IRT asal Bandung, Selasa (19/8/2025) sore. Dok.Satlantas Polres Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Kecelakaan lalu lintas fatal terjadi di Jalan Lujo, Desa Tanjung Karang, Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, Selasa (19/8/2025) sore.

Kasat Lantas Polres Nunukan, AKP Adek Taufik menuturkan, kecelakaan maut tersebut, melibatkan sepeda motor Yamaha Mio M3 warna merah hitam dengan nomor polisi KU 3249 NL dengan mobil Daihatsu Pikap warna putih dengan nomor polisi KU 8100 NA, yang sedang memuat galon.

Ada tiga orang yang berada di atas motor Mio M3, masing masing, Herna Raras Wati (19), mahasiswi yang mengendarai motor dengan alamat KTP Jalan Kampung Cupu RT 001, Desa Rancamanyar, Kecamatan Baleendah, Bandung, Jawa Barat.

Risma Putri Yuliawati (25), IRT dengan alamat KTP, Nyengseret Utara, RT 07, Desa Situsaeur, Kecamatan Bojongloa Kidul, Bandung Jawa Barat bersama Teguh Arifin (6).

Sedangkan pengemudi mobil pikap, bernama Arfanuddin (42) warga Dusun Tanjung Aru, RT 05, Desa Bukit Aru Indah, Sebatik Timur, Nunukan, Kalimantan Utara.

‘’Akibat kecelakaan tersebut, satu pengendara motor tewas, dan dua lainnya dilarikan ke puskesmas untuk penanganan medis,’’ ujar Adek, melalui pesan tertulis.

Kecelakaan tersebut, terjadi sekitar pukul 13.40 wita, dimana motor Mio M3 melaju kencang dari arah Sungai Taiwan menuju Mantikas.

Motor dengan kecepatan tinggi tersebut melewati garis tengah jalan, sehingga menabrak pikap yang melaju dari arah berlawanan.

‘’Akibat benturan keras tersebut, korban Risma Putri Yuliawati  meninggal dunia di RS Pratama Sebatik, sekitar pukul 16.01 wita,’’ ujarnya lagi.

‘’Dua korban lain, Herna Raras Wati dan Teguh Arifin, mengalami  luka luka dan dirujuk ke Nunukan untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut,’’ kata Adek.

Fatalnya kecelakaan tersebut, terlihat dari body depan mobil yang ringsek dan motor yang pecah berantakan.

Polisi telah mengamankan dua kendaraan yang terlibat kecelakaan, juga supir pikap untuk dimintai keterangan lanjutan.

Barang bukti juga telah digeser ke Mapolsek Sebatik Timur.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara