Menu

Mode Gelap
Jasad Bayi Perempuan Ditemukan Tewas Membusuk Dalam Tas Hitam di Pulau Sebatik Bupati Nunukan Pastikan Prioritas Pembangunan Jalan Krayan, Dibangun Dengan Skema Multiyears Untuk Periode 2027–2029 Operasi Narkoba di Sebatik Barat, Polisi Amankan 4 Pemain Sabu Sabu, Sita 33 Paket Hemat Siap Edar Harga Rumput Laut Nunukan Mencapai Rp 31.000/Kg, Upah Pengikat Bibit Naik, Jumlah Produksi Ikut Terdongkrak Sudah 8 Bulan Kasus Dugaan Korupsi Koperasi PNS Nunukan Belum Masuk Persidangan, Polisi : Bakal Ada ASN Jadi Tersangka Baru Diterpa Angin Kencang, Sekitar 12 Atap Bangunan di Pedalaman Sebuku Porak Poranda, Termasuk Gedung SMP

Kaltara

Ini Daftar Nama Korban yang Terlibat Tabrakan Speed Boat dan Menewaskan Seorang Motoris di Nunukan

badge-check


					Prajurit LANAL Nunukan mengevakuasi speed boat yang tabrakan di Perairan Depan Dermaga Tradisional Aji Putri, Senin (28/7/2025). Perbesar

Prajurit LANAL Nunukan mengevakuasi speed boat yang tabrakan di Perairan Depan Dermaga Tradisional Aji Putri, Senin (28/7/2025).

NUNUKAN, infoSTI – Sebuah kecelakaan maut, antara Speed Boat pemuat barang kargo J&T bermesin ganda 200 PK dan speed boat penumpang dengan mesin 40 PK, terjadi di perairan Nunukan, Kaltara, Senin (28/7/2025), sekitar pukul 14.20 wita.

Akibatnya, speed dengan mesin 40 PK terbelah, hingga menewaskan motorisnya.

Danlanal Nunukan, Letkol Laut (P) Primayantha Maulana Malik menuturkan, peristiwa nahas tersebut bermula ketika speed boat Borneo dengan mesin ganda 200 Pk bertolak dari PLBL Liem Hie Djung, sekitar pukul 14.10 Wita.

Speed boat tersebut mengambil barang kargo yang akan dibawa ke Pelabuhan Sei Nyamuk, Pulau Sebatik.

Pukul 14.15 wita, speed boat Borneo bertabrakan dengan speed boat 40 Pk tujuan Pangkalan Haji Putri, yang membawa seorang penumpang perempuan.

‘’Motoris speed 40 PK tewas, untuk penumpangnya dilarikan ke Puskesmas untuk perawatan medis,’’ ujarnya.

Dari data yang berhasil dihimpun TNI AL di lapangan, terdapat 5 korban dalam peristiwa ini.

Terdiri dari 3 ABK SB Borneo 02 Expres 200 PK ganda, masing masing,

  1. Mohammad Sabir (28), warga Jalan Dermaga, RT 001 RW 004, Sungai Nyamuk, Sebatik Timur.
  2. Muhammad Aslan (19), warga RT 007, Desa Sungai Nyamuk, Sebatik Timur.
  3. Roy Wilson (18), warga RT 006 RW 004, Desa Sungai Pancang, Sebatik Utara.

Sedangkan untuk speed boat 40 PK,

  1. Rexsi Joseph Kabelen (23), warga Desa Bambangan, Sebatik Barat.
  2. Siti Nurharisa (24) warga Desa Liang Bunyu, Pulau Sebatik.

Belum ada keterangan resmi dari kronologis peristiwa yang menewaskan satu orang motoris bernama Rexsi tersebut.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara