Menu ✖

Mode Gelap
Seluas Tiga Hektar Lahan Sawit di Desa Butas Bagu Pedalaman Nunukan Terbakar di Tengah Malam Nyaris Hangus Terbakar, Kebakaran Gedung LVRI Nunukan Berhasil Dipadamkan   Siapkan Atlet Unggulan, PBFI Nunukan Yakin Mendulang Emas di Porprov Kaltara 2026 Sawah Seluas 3 Hektar Milik Warga Pedalaman Lumbis Terbakar, BPBD Nunukan Imbau Masyarakat Tak Buka Lahan dengan Membakar Tukang Urut di Nunukan Membungkus Rapat Jasad Ibunya Dengan Lapisan Kain, Ditemukan Setelah Sepekan Dalam Kondisi Membusuk Perkuat Sinergitas dan Kebersamaan, Bupati Nunukan Hadiri Acara Kenal Pamit Kapolda Kaltara

Kaltara

Seorang Jamaah Haji Berusia 93 Tahun Asal Nunukan Meninggal Dunia di Madinah

badge-check


					Foto Saddu Siata Baco (93), jamaah haji asal Nunukan yang meninggal dunia di RS King Salman, Madinah. (dok.Kemenag Nunukan). Perbesar

Foto Saddu Siata Baco (93), jamaah haji asal Nunukan yang meninggal dunia di RS King Salman, Madinah. (dok.Kemenag Nunukan).

NUNUKAN, infoSTI – Kementerian Agama (Kemenag) Nunukan, Kalimantan Utara, mengunggah berita duka terkait wafatnya seorang jamaah haji bernama Saddu Siata Baco Bin Siata (93).

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Kemenag Nunukan, Abdul Sani mengatakan, Saddu merupakan jama’ah haji tertua di Nunukan.

“Sejak awal kedatangan jamaah haji Nunukan, pada 13 Mei 2025 di Madinah, beliau sudah drop. Beliau hanya sempat beribadah di Masjid Nabawi, malamnya dilarikan ke ICU,” ujarnya, dihubungi, Rabu (4/6/2025).

Pasca beribadah di Masjid Nabawi, kondisi Saddu drop dan dilarikan ke RS Al Salam.

Penurunan kondisi fisik, terus meningkat, dan mengharuskannya dirujuk ke RS King Salman, Madinah.

Dokter mendiagnosa Saddu mengidap Adult Respiratory Distress Syndrome (ARDS), Bacterial Pneumonia, dan Chronic Obatructive Pulmonary Disease.

“Di RS King Salman, beliau meninggal dunia pada Selasa, 3 Juni 2025 sekitar pukul 12.00 waktu setempat,” kata Abdul Sani.

Sebagai pendamping jamaah haji, Abdul Sani juga terus melakukan pengawasan dan pendampingan melekat bagi jamaah dengan kondisi khusus, seperti Saddu Bin Siata.

Ia memastikan Saddu meminum obat tepat waktu, dan memastikan kenyamanannya dalam beribadah.

“Usia tidak ada yang tahu, beliau meninggal di tanah suci, dan kita doakan semoga amalan beliau diterima di sisi Alloh. Beliau dimakamkan di Saudi Arabia,” kata Abdul.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara