Menu

Mode Gelap
Biaya Kirim Jauh Lebih Mahal Ketimbang Nilai Bantuan Logistik, BNPB Ditawari Pergeseran Barang Dengan Kerbau   Jerit Tangis Ibu Atlet Panjat Tebing Nunukan Mendengar Vonis Ringan Terhadap Supir Pikap yang Menewaskan Anaknya Seorang IRT di Nunukan Ditangkap Polisi Karena Berusaha Membakar Tetangga, Pelaku Ternyata ODGJ Cerita Perjalanan Warga Krayan, Dua Hari Berkendara Menembus Jalanan Lumpur Menuntut Akses Layak ke DPRD Kaltara 40 Jamaah Umroh Nunukan Menginap di Kawasan Markaziyah, An Nur Jamin Kenyamanan dan Kemudahan Ibadah Perkuat Semangat Bela Negara, 80 Kader PKS Nunukan Ikuti KEMBARA di Perbatasan RI – Malaysia

Kaltara

Bakamla RI Gagalkan Keberangkatan 25 CPMI Ilegal ke Malaysia

badge-check


					Sejumlah CPMI ilegal berbaur dengan penumpang KM Bukit Siguntang yang datang di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Kamis (15/5/2025) pagi. Perbesar

Sejumlah CPMI ilegal berbaur dengan penumpang KM Bukit Siguntang yang datang di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Kamis (15/5/2025) pagi.

NUNUKAN, infoSTI – Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI, mengamankan 25 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) illegal di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (15/5/2025).

‘’Kolaborasi Tim Bakamla RI dan Satgas TNI, kembali membuahkan hasil signifikan dalam menjaga keamanan laut dan mencegah tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Sebanyak 25 CPMI non prosedural berhasil diamankan dari upaya pengiriman ilegal menuju Tawau, Malaysia, melalui Pelabuhan Tunon Taka, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara,’’ demikian isi rilis pers yang dikirim Pranata Humas Ahli Muda Mayor Bakamla Yuhanes Antara, ke wartawan, Kamis (15/5/2025).

Yuhanes menuturkan, dalam proses pengiriman ke Kantor BP2MI Nunukan, 8 orang CPMI terdiri dari 2 orang laki laki dan 6 orang perempuan melarikan diri.

‘’Namun identitas mereka berhasil dipegang tim gabungan melalui dokumen KTP,’’ ujarnya lagi.

Dijelaskan Yuhanes, penggagalan keberangkatan para CPMI illegal tersebut, dilakukan saat tim gabungan Bakamla RI dan Satgas TNI, melakukan pemeriksaan terhadap KM Bukit Siguntang yang datang dari Tarakan, Kamis (15/5/2025) pukul 04.30 Wita,

Komandan KN Gajah Laut–404, Letkol Bakamla Agus Tri Haryanto, memimpin langsung pengawalan para CPMI non prosedural yang mayoritas berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT) menuju Kantor BP3MI Nunukan, sekitar pukul 05.20 Wita.

Hingga proses serah terima, Tim Bakamla RI dan Satgas TNI terus mengawal jalannya penanganan kasus secara intensif.

Para CPMI ini selanjutnya menjalani proses verifikasi dan pendataan resmi di bawah koordinasi BP2MI.

‘’Upaya ini merupakan hasil kerja senyap tim gabungan yang telah onboard secara diam-diam di KM Bukit Siguntang sejak Rabu, 14 Mei 2025 pukul 18.00 Wita,’’ kata Yuhanes.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara