Menu

Mode Gelap
Diterpa Angin Kencang, Sekitar 12 Atap Bangunan di Pedalaman Sebuku Porak Poranda, Termasuk Gedung SMP HUT RI 81, Bendera Dayak Borneo Dikibarkan di Jalanan Rusak di Pelosok RI – Malaysia di Dataran Tinggi Krayan Cerita Imam Yusuf Napi Penerima RU II di HUT RI 81, Salah Jalan Karena Kecanduan Game Online, Menitip Pesan Bagi Para Gamer Sebanyak 967 WBP Lapas Nunukan Terima Remisi HUT RI 81, 13 Orang Langsung Bebas Respon Pernyataan Warga Perbatasan Tak Mau Rayakan Kemerdekaan, Bupati Nunukan Rayakan HUT RI 81 di Krayan Cerita Edy Santri, Warga Nunukan yang Setiap Tahun Sisihkan Uang Untuk Beli Bendera Merah Putih dan Dibagikan ke Masyarakat

Kaltara

Mandi Rame Rame di Kali, Pemuda 20 Tahun Hilang di Sungai Desa Tinampak

badge-check


					Warga Desa Tinampak mencari keberadaan Lukas yang hilang saat mandi di kali, Selasa (13/5/2025). Perbesar

Warga Desa Tinampak mencari keberadaan Lukas yang hilang saat mandi di kali, Selasa (13/5/2025).

NUNUKAN, infoSTI– Seorang pemuda bernama Lukas Letu Kumanireng (20), warga Desa Tinampak 1 Kecamatan Tulin Onsoi, Nunukan, Kalimantan Utara, dilaporkan hilang di sungai, sejak Selasa (13/5/2025).

Kasubid Penyelamatan BPBD Kabupaten Nunukan, Muhammad Hasan menuturkan, Lukas sebelumnya mandi di sungai bersama beberapa orang lain.

‘’Jadi saat mandi rame rame, korban tenggelam dan tidak muncul muncul ke permukaan,’’ ujarnya, dihubungi, Rabu (14/5/2025).

Warga lain yang melihat Lukas tak juga muncul ke permukaan sungai, berusaha mencari, dan sebagian memberitahukan warga lain, untuk membantu pencarian.

Sayangnya, meski banyak warga melakukan pencarian, mereka belum menemukan tanda keberadaan Lukas.

Hasan mengatakan, mandi di sungai sebenarnya sudah menjadi kebiasaan Lukas dan warga lain, karena mereka memang berdomisili di bantaran sungai.

‘’Kita berharap korban bisa segera ditemukan dalam kondisi sehat,’’ harapnya.

Pencarian, dibantu oleh Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonarmed 11/Guntur Geni Kostrad, yang bertugas di Pos Salang.

Personel polisi, petugas BPBD, aparatur Desa, dan masyarakat setempat.

‘’Hari ini pencarian kedua, dan hasilnya masih nihil. Kita akan lanjutkan pencarian besok,’’ kata Hasan.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara