Menu

Mode Gelap
Minim Anggaran Penanganan Orang Terlantar dan ODGJ, DPRD Nunukan Bakal Upayakan Anggaran dari Pusat Seorang Mahasiswi Nunukan Penerima Beasiswa Alami Penyekapan dan Kekerasan Seksual di Makassar, Bupati Irwan Sabri Beri Atensi Khusus Angkut Ikan Lajang dari Malaysia, Kasman Dituntut Penjara 1 Tahun 2 Bulan Sosialisasi Perda Nomor 3 Tahun 2021, DPRD Nunukan Minta APH Lakukan Pendataan Pemilik Drone Sosialisasi Perda Nunukan Nomor 3 Tahun 2021 Tentang Narkoba, Tri Wahyuni : Masih Banyak Emak Emak Pakai Narkoba di Kebun Sawit Tuntutan Gua Sarang Walet yang Hilang Dijawab Laporan Polisi, Masyarakat Adat di Nunukan Tuntut Penjelasan PT NBS

Nunukan

Berkendara Saat Angin Kencang, Seorang Laki Laki di Nunukan Pingsan Tertimpa Pohon Roboh

badge-check


					Polisi mendatangi TKP pohon roboh yang menimpa pengendara motor, Perbesar

Polisi mendatangi TKP pohon roboh yang menimpa pengendara motor,

NUNUKAN, infoSTI – Seorang laki laki pengendara motor, di Nunukan, Kalimantan Utara, pingsan setelah tertimpa pohon yang roboh di pinggir jalan, akibat terpaan angin kencang, Kamis (13/2/2024) dini hari.

Iapun dilarikan ke RSUD Nunukan, untuk mendapat perawatan medis.

Kapolsek Nunukan Kota, Iptu Disko Barasa, mengungkapkan, laki laki yang pingsan tertimpa pohon roboh, adalah Azliansyah (34), warga Jalan Suka Damai, RT. 04 Desa Ujang Fatimah, Nunukan.

‘’Korban atas nama Azliansyah, tertimpa Pohon Sengon yang roboh akibat angin kencang. Sempat pingsan dan dilarikan ke RSUD,’’ ujarnya, dihubungi, Kamis (13/2/2025).

Barasa menuturkan, sebelum tertimpa pohon, korban baru pulang dari rumah orang tuanya, di Sungai Fatimah.

Dengan mengendarai motor, iapun berkendara pulang.

Malam tersebut, kondisi cuaca buruk. Angin kencang dan hujan deras mengguyur.

Meski sempat pingsan saat tertimpa pohon, dokter menyatakan korban tidak mengalami luka serius.

‘’Keterangan dokter, korban sempat sakit di rusuk kiri saat jatuh, tapi bukan luka serius. Hanya motornya saja rusak karena tertimpa pohon,’’ kata Barasa.

Dokter juga membolehkan korban langsung keluar dari rumah sakit, karena tidak ada cedera berat.

Barasa mengimbau masyarakat Nunukan untuk waspada saat berkendara di musim penghujan saat ini.

Lebih baik menghindari jalan utama yang terdapat banyak pohon tua dan sudah mati yang rawan tumbang, khususnya di jalur Sungai Bilal sampai Sungai Fatimah.

‘’Mohon bagi pohon pohon yang rawan roboh, terutama yang mengarah ke jalan, segera ditumbangkan atau ditebag saja. Saat ini musim hujan dan angin kencang, jangan sampai kejadian semalam terulang,’’ kata Barasa.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara