Menu

Mode Gelap
Kasus Investasi Bodong Nunukan, Polisi Tetapkan Dua Perempuan Sebagai Tersangka, Langsung Ditahan Tangkapan Narkoba Polres Nunukan Turun Drastis, Begini Penjelasan Kapolres Heboh Isu SARA di Nunukan, Polisi Sebut Ulah Hacker yang Bertujuan Membuat Kekacauan di Bulan Agustus Rapat Paripurna APBD Perubahan 2026, Alokasi Anggaran Turun, DPRD Merekomendasikan Optimalisasi PAD Jasad Bayi Perempuan Ditemukan Tewas Membusuk Dalam Tas Hitam di Pulau Sebatik Bupati Nunukan Pastikan Prioritas Pembangunan Jalan Krayan, Dibangun Dengan Skema Multiyears Untuk Periode 2027–2029

Hukrim

Rekaman Jualan Sabu Sabu di Depan Rumah Warga Viral, Polisi Buru Pelaku

badge-check


					Polisi melakukan penyelidikan ke rumah penjual sabu yang viral di Medsos. TKP berapa di Jalan Straat Buntu, Pasar Baru, Nunukan. Dok.Polres Nunukan. Perbesar

Polisi melakukan penyelidikan ke rumah penjual sabu yang viral di Medsos. TKP berapa di Jalan Straat Buntu, Pasar Baru, Nunukan. Dok.Polres Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Sebuah video yang menampilkan rekaman cekcok antara warga dengan seorang terduga pelaku penjual narkotika jenis sabu sabu, sedang menjadi sorotan warga Nunukan, Kalimantan Utara.

Video yang tersebar di sejumlah grup medsos tersebut akhirnya menimbulkan banyak pertanyaan kepada para aparat penegak hukum, dan meminta mereka segera mengamankan penjual narkoba eceran dengan bukti video yang sedang viral tersebut.

Visual video, menunjukkan seorang warga yang sempat merekam adanya jual beli sabu sabu, di depan rumahnya.

Warga yang tak terima pekarangan rumahnya dijadikan lokasi peredaran narkoba, meneriaki terduga penjual narkoba dan terjadi cekcok mulut.

Sembari terus merekam dan mengarahkan Hp ke terduga pelaku, perekam mengancam akan memviralkan dan melaporkannya ke polisi.

Kasat Reskoba Polres Nunukan, AKP Rizal Muhammad mengatakan, polisi langsung bergerak ke lapangan pasca ada video yang diunggah warga tersebut.

‘’Lokasinya di kawasan Jalan Strat Buntu, Jalan Pasar Baru, Nunukan Timur,’’ ujarnya melalui pesan tertulis, Senin (6/4/2026).

Ia melanjutkan, Satreskoba bersama Tim Gabungan dari Polsek Kota, bersama – sama melakukan penelusuran lokasi, identifikasi pihak-pihak yang terlibat, serta pengumpulan bahan keterangan dari warga sekitar.

Langkah cepat ini, diharap menjadikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Nunukan tetap terjaga serta mampu meredam potensi keresahan akibat informasi yang beredar di media sosial.

Rizal menegaskan, pihaknya tidak tinggal diam terhadap informasi yang berkembang di masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan peredaran narkotika.

“Kami telah menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan mendalam terkait video tersebut. Setiap informasi yang beredar akan kami verifikasi guna memastikan kebenarannya,” tegasnya.

Selain melakukan penyelidikan, aparat juga meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah yang disebut dalam video, guna mencegah potensi aktivitas serupa.

Pendekatan persuasif kepada masyarakat juga dilakukan agar warga tidak ragu melaporkan apabila menemukan indikasi peredaran narkotika di lingkungannya.

‘’Orangnya sudah tidak ada di daerah itu, tapi kami masih terus lakukan penyelidikan,’’ katanya lagi.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak langsung mempercayai atau menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat penegak hukum.

‘’Kami memastikan akan menindak tegas apabila ditemukan adanya unsur tindak pidana sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,’’ tutup Rizal.

Facebook Comments Box

Trending di Hukrim