Menu

Mode Gelap
Kebakaran Gardu Listrik PLN di Jalan RA Kartini, Warga Panik dan Trauma DPRD Nunukan Usulkan Penambahan Anggaran Untuk Perbaikan Jalan di Dataran Tinggi Krayan Data Penduduk Miskin Banyak Tak Relevan, DPRD Minta Dilibatkan Dalam Sensus Ekonomi Dititipi Rp 10 Juta Untuk Belanja Komponen Mesin, Desil Naik, Sembako dan Beasiswa Anak Hilang Minta Diantar Pulang, Gadis 17 Tahun di Nunukan Jadi Korban Pemerkosaan Pemilik Bengkel Jualan Liquid Narkoba, Pengedar di Nunukan Pesan di Malaysia, Ambil Barang di Perbatasan Setelah Pemasok Kirim Foto Lokasi

Kaltara

Tinggalkan Rumah Hadiri Undangan Hajatan, Rumah Seorang Warga di Pulau Sebatik Ludes Terbakar

badge-check


					Petugas Damkar melakukan pendinginan sebuah rumah warga di Jalan SMPN 2, RT 02, Dusun Masago Desa Bukit Harapan, Peringkat Sembilan, Kecamatan Sebatik Tengah, Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, ludes terbakar pada Ahad (14/12/2025). Dok.Disdamkar Nunukan. Perbesar

Petugas Damkar melakukan pendinginan sebuah rumah warga di Jalan SMPN 2, RT 02, Dusun Masago Desa Bukit Harapan, Peringkat Sembilan, Kecamatan Sebatik Tengah, Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, ludes terbakar pada Ahad (14/12/2025). Dok.Disdamkar Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Sebuah rumah kayu di Jalan SMPN 2, RT 02, Dusun Masago Desa Bukit Harapan, Peringkat Sembilan, Kecamatan Sebatik Tengah, Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, ludes terbakar pada Ahad (14/12/2025).

Danton Pemadam Kebakaran Sebatik Utara, Abdul Wahid melaporkan, informasi kebakaran diterima pukul 05.20 Wita.

‘’Rumah yang terbakar, milik warga bernama Ayuman. Pemilik sedang tidak ada di rumah karena menyeberang ke Nunukan untuk menghadiri hajatan pernikahan keluarga,’’ ujar Abdul Wahid, melalui pesan tertulis, Senin (15/12/2025).

Wahid menuturkan, peristiwa kebakaran yang meluluhlantakkan rumah kayu berukuran 6×8 meter tersebut, dilaporkan Kepala Desa Bukit Harapan, Cecep.

Awalnya, terdengar suara seperti sebuah letupan yang mengagetkan tetangga korban yang rumahnya berjarak sekitar 20 meter dari lokasi kejadian.

‘’Saat tetangga mengecek sumber letupan, ternyata api berkobar di rumah Ayuman,’’ tutur Wahid.

Api sangat cepat merambat dan menyebar, karena konstruksi rumah kayu. Api melahap rumah kayu tersebut seutuhnya, tanpa ada yang bisa diselamatkan.

‘’Kita operasikan dua unit mobil pemadam ke lokasi. Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung sekitar setengah jam,’’ lanjutnya,

“Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik,” terang Wahid.

Kendati tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, Abdul Wahid mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran.

‘’Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada terhadap bahaya kebakaran yang diakibatkan arus pendek listrik. Yaitu kesalahan dalam memasang kabel atau instalasi colokan yang berlebihan, atau juga yang disebabkan akibat kebocoran kompor gas LPG. Serta kelalaian saat sedang memasak yang ditinggal pergi begitu saja,’’ kata dia.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara