Menu

Mode Gelap
Harga TBS Kelapa Sawit Kaltara Ditetapkan Rp 3.362.Kg, Bupati Nunukan Warning Pabrik Patuhi Harga yang Disepakati Kejari Nunukan Musnahkan Barang Bukti Pidana Umum Periode Februari – April 2026 Prihatin Nasib Anak Sekolah di Tapal Batas, Pemda Nunukan dan TNI Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Harga Sembako di Perbatasan RI – Malaysia Alami Kenaikan Imbas Melemahnya Nilai Tukar Rupiah Inflasi Tahunan Nunukan Sebesar 2,03 Persen, Kelompok Perawatan Pribadi Mencatatkan Kenaikan Tertinggi Cerita Murid Sekolah Tapal Batas, Nekat Seberangi Sungai Banjir Demi Ujian Semester, Nikmati MBG di Pinggir Kali Karena Jembatan Ambruk

Advertorial

Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2025 di Pulau Sebatik, Jabbar : Jadikan Dunia Digital Sebagai Ladang Dakwah

badge-check


					Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nunukan, Jabbar, memimpin Upacara Hari Santri Nasional Tahun 2025 di Halaman Pondok Pesantren Mutiara Bangsa Kecamatan Sebatik, Rabu (22/10/2025). Dok.Pemkab Nunukan. Perbesar

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nunukan, Jabbar, memimpin Upacara Hari Santri Nasional Tahun 2025 di Halaman Pondok Pesantren Mutiara Bangsa Kecamatan Sebatik, Rabu (22/10/2025). Dok.Pemkab Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nunukan, Jabbar, memimpin Upacara Hari Santri Nasional Tahun 2025 di Halaman Pondok Pesantren Mutiara Bangsa Kecamatan Sebatik, Rabu (22/10/2025).

Dengan peringatan Hari Santri bertajuk ‘Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia’, mencerminkan tekad dan peran santri sebagai penjaga kemerdekaan sekaligus penggerak kemajuan.

Hari Santri, kata Jabbar, harus menjadi momentum kebangkitan Santri Indonesia.

Santri sekarang, tidak hanya sebatas menguasai kitab kuning, tetapi juga harus menguasai teknologi, sains, dan bahasa dunia.

“Dunia digital juga harus menjadi ladang dakwah baru bagi para santri sekarang ini,” ujar Jabbar.

Jabbar juga berpesan kepada para santri agar terus merawat tradisi pesantren, dan menjadi santri yang berilmu, berakhlak, dan berdaya.

“Rawatlah tradisi pesantren, tetapi juga peluklah inovasi zaman. Bawalah semangat pesantren ke ruang publik, ke dunia kerja, juga ke ranah internasional,” ujarnya lagi.

Selain para santri di wilayah Sebatik, Upacara juga diikuti oleh Jajaran Forkopimcam, Anggota DPRD Kabupaten Nunukan, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Nunukan, tokoh-tokoh agama, dan tokoh masyarakat di Pulau Sebatik.

Diakhir acara, Jabbar menyerahkan Satya Lencana Karya Satya XX Tahun kepada Pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nunukan, dan penghargaan kepada Santriwan dan santriwati yang berprestasi.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial