Menu

Mode Gelap
Data Penduduk Miskin Banyak Tak Relevan, DPRD Minta Dilibatkan Dalam Sensus Ekonomi Dititipi Rp 10 Juta Untuk Belanja Komponen Mesin, Desil Naik, Sembako dan Beasiswa Anak Hilang Minta Diantar Pulang, Gadis 17 Tahun di Nunukan Jadi Korban Pemerkosaan Pemilik Bengkel Jualan Liquid Narkoba, Pengedar di Nunukan Pesan di Malaysia, Ambil Barang di Perbatasan Setelah Pemasok Kirim Foto Lokasi Apresiasi Perekrutan Pemuda Dayak Sebagai TNI, DPRD Nunukan Berharap Kodim 0911 Programkan TNI Mengajar Narasi Larangan Buka Lahan dengan Membakar, ‘Arogansi Intelektual’ yang Mendiskreditkan Masyarakat Adat Dayak

Advertorial

Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2025 di Pulau Sebatik, Jabbar : Jadikan Dunia Digital Sebagai Ladang Dakwah

badge-check


					Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nunukan, Jabbar, memimpin Upacara Hari Santri Nasional Tahun 2025 di Halaman Pondok Pesantren Mutiara Bangsa Kecamatan Sebatik, Rabu (22/10/2025). Dok.Pemkab Nunukan. Perbesar

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nunukan, Jabbar, memimpin Upacara Hari Santri Nasional Tahun 2025 di Halaman Pondok Pesantren Mutiara Bangsa Kecamatan Sebatik, Rabu (22/10/2025). Dok.Pemkab Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nunukan, Jabbar, memimpin Upacara Hari Santri Nasional Tahun 2025 di Halaman Pondok Pesantren Mutiara Bangsa Kecamatan Sebatik, Rabu (22/10/2025).

Dengan peringatan Hari Santri bertajuk ‘Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia’, mencerminkan tekad dan peran santri sebagai penjaga kemerdekaan sekaligus penggerak kemajuan.

Hari Santri, kata Jabbar, harus menjadi momentum kebangkitan Santri Indonesia.

Santri sekarang, tidak hanya sebatas menguasai kitab kuning, tetapi juga harus menguasai teknologi, sains, dan bahasa dunia.

“Dunia digital juga harus menjadi ladang dakwah baru bagi para santri sekarang ini,” ujar Jabbar.

Jabbar juga berpesan kepada para santri agar terus merawat tradisi pesantren, dan menjadi santri yang berilmu, berakhlak, dan berdaya.

“Rawatlah tradisi pesantren, tetapi juga peluklah inovasi zaman. Bawalah semangat pesantren ke ruang publik, ke dunia kerja, juga ke ranah internasional,” ujarnya lagi.

Selain para santri di wilayah Sebatik, Upacara juga diikuti oleh Jajaran Forkopimcam, Anggota DPRD Kabupaten Nunukan, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Nunukan, tokoh-tokoh agama, dan tokoh masyarakat di Pulau Sebatik.

Diakhir acara, Jabbar menyerahkan Satya Lencana Karya Satya XX Tahun kepada Pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nunukan, dan penghargaan kepada Santriwan dan santriwati yang berprestasi.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial