Menu

Mode Gelap
Pemkab Nunukan Alokasikan Rp 3 Miliar Untuk Kredit UMKM Tanpa Bunga Dengan Target Pengembalian Maksimal 2 Tahun Pasokan BBM untuk PLTD Terkendala Akses Jalan Rusak, Krayan Terancam Gelap Gulita Biaya Kirim Jauh Lebih Mahal Ketimbang Nilai Bantuan Logistik, BNPB Ditawari Pergeseran Barang Dengan Kerbau   Jerit Tangis Ibu Atlet Panjat Tebing Nunukan Mendengar Vonis Ringan Terhadap Supir Pikap yang Menewaskan Anaknya Seorang IRT di Nunukan Ditangkap Polisi Karena Berusaha Membakar Tetangga, Pelaku Ternyata ODGJ Cerita Perjalanan Warga Krayan, Dua Hari Berkendara Menembus Jalanan Lumpur Menuntut Akses Layak ke DPRD Kaltara

Hukrim

Jasad Bayi Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Dikorek Korek dan Dimakan Anjing

badge-check


					Gedung Mako Polres Nunukan, Kaltara, Perbesar

Gedung Mako Polres Nunukan, Kaltara,

NUNUKAN, infoSTI – Warga masyarakat yang tinggal di pesisir pantai di Jalan Lingkar Sedadap, RT 07 Nunukan Selatan, Nunukan, Kalimantan Utara, dihebohkan dengan temuan jasad bayi yang terdampar di pinggir laut yang biasa disebut warga sebagai Pantai Regos, Jumat (26/7/2025).

Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan menuturkan, bayi malang berjenis kelamin perempuan tersebut, ditemukan di bawah penjemuran rumput laut.

“Jasad bayi ditemukan warga sekira pukul 14.30 wita, di bawah jemuran rumput laut, di pinggir laut belakang Rusunawa, Nunukan Selatan,” ujarnya, dikonfirmasi, Sabtu (26/7/2025).

Dari keterangan saksi di lapangan, saksi pada mulanya melihat sebuah kantong plastik hitam yang diseret seret seekor anjing.

Anjing tersebut mengorek daging yang ternyata belakangan diketahui jasad bayi.

Kondisi jasad bayi sudah sangat rusak, tangan kanan sudah hilang dan usus si bocah terburai akibat dimakan anjing.

“Pada saat ditemukan, di samping mayat bayi ada sebuah plastik hitam yang didalam plastik masih ada daging yg diperkirakan adalah tembuni dan kain kemungkinan pakaian dalam,” terangnya.

Jasad bayi tersebut, sudah dibawa ke RSUD untuk visum.

“Polisi masih melakukan olah TKP dan menelusuri jejak pelaku yang diduga membuang bayi,” kata Sunarwan.

Facebook Comments Box

Trending di Hukrim