Menu

Mode Gelap
Harga TBS Kelapa Sawit Kaltara Ditetapkan Rp 3.362.Kg, Bupati Nunukan Warning Pabrik Patuhi Harga yang Disepakati Kejari Nunukan Musnahkan Barang Bukti Pidana Umum Periode Februari – April 2026 Prihatin Nasib Anak Sekolah di Tapal Batas, Pemda Nunukan dan TNI Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Harga Sembako di Perbatasan RI – Malaysia Alami Kenaikan Imbas Melemahnya Nilai Tukar Rupiah Inflasi Tahunan Nunukan Sebesar 2,03 Persen, Kelompok Perawatan Pribadi Mencatatkan Kenaikan Tertinggi Cerita Murid Sekolah Tapal Batas, Nekat Seberangi Sungai Banjir Demi Ujian Semester, Nikmati MBG di Pinggir Kali Karena Jembatan Ambruk

Kaltara

Cincin Besi Membuat Tangan Balita di Sebatik Membengkak, Ibunya Panik Bawa ke Petugas Damkar

badge-check


					Tangis bayi Syawal (2), saat petugas Damkar berusaha memotong cincin besi yang membuat jari manisnya bengkak. Perbesar

Tangis bayi Syawal (2), saat petugas Damkar berusaha memotong cincin besi yang membuat jari manisnya bengkak.

NUNUKAN, infoSTI – Nyaringnya suara tangisan balita bernama Syawal di Pulau Sebatik, Nunukan, Kaltara, membuat para petugas Dinas Pemadam Kebakaran tak tega.

Jari manis bocah laki laki asal Sebatik Barat ini, membuatnya tak berhenti menangis, dan terus berontak saat petugas pemadam kebakaran mencoba menolongnya, mengeluarkan cincin besi dari jari tangannya.

“Infonya tantenya yang memasangkan cincin besi itu. Tapi mungkin dia lupa melepasnya lagi,” ujar Danton Pemadam Kebakaran, Sebatik Barat, Basir, Rabu (22/4/2025).

Selang sehari kemudian, si bocah selalu rewel dan terus terusan menangis, diduga tak nyaman dengan cincin besi di jarinya.

Ibu bayi, Sidhe (33), yang baru sadar jari anaknya membengkak, berusaha sebisa mungkin mengeluarkan cincin dengan berbagai cara.

Ia menggunakan sabun dan bahan lain yang difikirnya licin dan memudahkan cincin terlepas.

Namun semua usahanya tidak membuahkan hasil. Dalam kondisi panik dan anaknya yang terus menangis karena kesakitan, iapun membawa putranya ke petugas pemadam kebakaran.

“Personel kami berusaha dengan hati-hati melepaskan cincin di jari manis balita tersebut. Meskipun diringi tangis, Alhamdulillah pelepasan cincin berhasil dilakukan,” kata Basir.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara