Menu

Mode Gelap
Pemkab Nunukan Alokasikan Rp 3 Miliar Untuk Kredit UMKM Tanpa Bunga Dengan Target Pengembalian Maksimal 2 Tahun Pasokan BBM untuk PLTD Terkendala Akses Jalan Rusak, Krayan Terancam Gelap Gulita Biaya Kirim Jauh Lebih Mahal Ketimbang Nilai Bantuan Logistik, BNPB Ditawari Pergeseran Barang Dengan Kerbau   Jerit Tangis Ibu Atlet Panjat Tebing Nunukan Mendengar Vonis Ringan Terhadap Supir Pikap yang Menewaskan Anaknya Seorang IRT di Nunukan Ditangkap Polisi Karena Berusaha Membakar Tetangga, Pelaku Ternyata ODGJ Cerita Perjalanan Warga Krayan, Dua Hari Berkendara Menembus Jalanan Lumpur Menuntut Akses Layak ke DPRD Kaltara

Kaltara

Cincin Besi Membuat Tangan Balita di Sebatik Membengkak, Ibunya Panik Bawa ke Petugas Damkar

badge-check


					Tangis bayi Syawal (2), saat petugas Damkar berusaha memotong cincin besi yang membuat jari manisnya bengkak. Perbesar

Tangis bayi Syawal (2), saat petugas Damkar berusaha memotong cincin besi yang membuat jari manisnya bengkak.

NUNUKAN, infoSTI – Nyaringnya suara tangisan balita bernama Syawal di Pulau Sebatik, Nunukan, Kaltara, membuat para petugas Dinas Pemadam Kebakaran tak tega.

Jari manis bocah laki laki asal Sebatik Barat ini, membuatnya tak berhenti menangis, dan terus berontak saat petugas pemadam kebakaran mencoba menolongnya, mengeluarkan cincin besi dari jari tangannya.

“Infonya tantenya yang memasangkan cincin besi itu. Tapi mungkin dia lupa melepasnya lagi,” ujar Danton Pemadam Kebakaran, Sebatik Barat, Basir, Rabu (22/4/2025).

Selang sehari kemudian, si bocah selalu rewel dan terus terusan menangis, diduga tak nyaman dengan cincin besi di jarinya.

Ibu bayi, Sidhe (33), yang baru sadar jari anaknya membengkak, berusaha sebisa mungkin mengeluarkan cincin dengan berbagai cara.

Ia menggunakan sabun dan bahan lain yang difikirnya licin dan memudahkan cincin terlepas.

Namun semua usahanya tidak membuahkan hasil. Dalam kondisi panik dan anaknya yang terus menangis karena kesakitan, iapun membawa putranya ke petugas pemadam kebakaran.

“Personel kami berusaha dengan hati-hati melepaskan cincin di jari manis balita tersebut. Meskipun diringi tangis, Alhamdulillah pelepasan cincin berhasil dilakukan,” kata Basir.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara