Menu

Mode Gelap
Harga TBS Kelapa Sawit Kaltara Ditetapkan Rp 3.362.Kg, Bupati Nunukan Warning Pabrik Patuhi Harga yang Disepakati Kejari Nunukan Musnahkan Barang Bukti Pidana Umum Periode Februari – April 2026 Prihatin Nasib Anak Sekolah di Tapal Batas, Pemda Nunukan dan TNI Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Harga Sembako di Perbatasan RI – Malaysia Alami Kenaikan Imbas Melemahnya Nilai Tukar Rupiah Inflasi Tahunan Nunukan Sebesar 2,03 Persen, Kelompok Perawatan Pribadi Mencatatkan Kenaikan Tertinggi Cerita Murid Sekolah Tapal Batas, Nekat Seberangi Sungai Banjir Demi Ujian Semester, Nikmati MBG di Pinggir Kali Karena Jembatan Ambruk

Kaltara

Aksi Petugas Pemadam Kebakaran Bantu Lepaskan Cincin Plastik yang membuat Jari Murid Madrasah Bengkak  

badge-check


					Aksi petugas Damkar Nunukan mengeluarkan plastik berbentuk cincin dari jari Nurul (12) murid MI Raudhotut Tarbiyah, Jumat (11/4/2024) - Dok.Disdamkar Nunukan. Perbesar

Aksi petugas Damkar Nunukan mengeluarkan plastik berbentuk cincin dari jari Nurul (12) murid MI Raudhotut Tarbiyah, Jumat (11/4/2024) - Dok.Disdamkar Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Nunukan, Kalimantan Utara, membantu melepaskan sebuah benda plastik berbentuk cincin, yang mengakibatkan jari Nurul (12), murid kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Raudhotut Tarbiyah, membengkak, Jumat (12/4/2025).

Penyelamatan non kebakaran tersebut, dilakukan dengan memotong plastik berbentuk cincin menggunakan mesin gerinda mini.

Cincin plastik tersebut, akhirnya terpotong setelah 10 menit berlalu.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Nunukan, Rachmaji Sukirno, melalui unggahan resmi, menuturkan, awalnya, Nurul melihat sebuah plastik berbentuk cincin.

‘’Ia kemudian iseng memasang benda mirip cincin di jari kelingkingnya. Saat ia coba lepaskan tidak bisa. Berkali kali mencoba melepas tetap tidak bisa, sampai jarinya bengkak,’’ ujarnya.

Nurul kemudian datang ke gurunya dan meminta pertolongan.

Karena jarinya sudah bengkak, Ibu Guru Samsia (45) berinisiatif mengantarnya ke Mako Damkar di Jalan Pembangunan, Nunukan Barat.

Untuk diketahui, Petugas Damkar tidak hanya bertugas memadamkan api, Damkar juga memiliki peran penting dalam berbagai situasi darurat yang membutuhkan respons cepat dan tenaga profesional.

Damkar bisa terlibat dalam penyelamatan korban kecelakaan, evakuasi bencana, termasuk mengevakuasi hewan yang terjebak, hingga membantu korban bencana alam juga penanganan insiden berbahaya lainnya.

Sebagai catatan, layanan pemadam kebakaran tidak dikenakan biaya alias gratis.

Hal ini berarti masyarakat dapat meminta bantuan Damkar tanpa perlu memikirkan biaya tambahan, baik untuk pemadaman kebakaran maupun penyelamatan dalam situasi darurat lainnya.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara