Menu

Mode Gelap
Pasokan BBM untuk PLTD Terkendala Akses Jalan Rusak, Krayan Terancam Gelap Gulita Biaya Kirim Jauh Lebih Mahal Ketimbang Nilai Bantuan Logistik, BNPB Ditawari Pergeseran Barang Dengan Kerbau   Jerit Tangis Ibu Atlet Panjat Tebing Nunukan Mendengar Vonis Ringan Terhadap Supir Pikap yang Menewaskan Anaknya Seorang IRT di Nunukan Ditangkap Polisi Karena Berusaha Membakar Tetangga, Pelaku Ternyata ODGJ Cerita Perjalanan Warga Krayan, Dua Hari Berkendara Menembus Jalanan Lumpur Menuntut Akses Layak ke DPRD Kaltara 40 Jamaah Umroh Nunukan Menginap di Kawasan Markaziyah, An Nur Jamin Kenyamanan dan Kemudahan Ibadah

Nunukan

Dua Mobil Adu Banteng di Bukit Menangis Sebatik, Mobil Ringsek, Dua Pengemudi Dilarikan ke Puskesmas

badge-check


					Dua mobil yang terlibat laka lantas di Bukit Menangis Sebatik, Xenia abu abu dengan Nomor Polisi DD 1227 VU dan Daihatsu Grandmax abu abu, nomor plat B 1582 PIM, Senin (7/4/2025). Perbesar

Dua mobil yang terlibat laka lantas di Bukit Menangis Sebatik, Xenia abu abu dengan Nomor Polisi DD 1227 VU dan Daihatsu Grandmax abu abu, nomor plat B 1582 PIM, Senin (7/4/2025).

NUNUKAN, infoSTI– Sebuah kecelakaan lalu lintas, antara mobil Xenia abu abu dengan Nomor Polisi DD 1227 VU dan Daihatsu Grandmax abu abu, nomor plat B 1582 PIM, terjadi di sebuah tikungan menanjak, Jalan Poros, Bukit Menangis, RT 06, Desa Bambangan, Sebatik Barat, Nunukan, Kalimantan Utara, Senin (7/4/2025) sekitar pukul 10.50 wita.

Akibat kecelakaan tersebut, bagian depan kedua mobil penyok dan ringsek.

Sementara kedua pengemudi, dilarikan ke Puskesmas Desa Setabu, untuk menjalani perawatan.

‘’Jenis kecelakaannya adu banteng. Satu mobil menanjak, dan satunya turun,’’ ujar Kapolsek Sebatik Barat, Iptu Didik Triastoro, saat dihubungi.

Ia menuturkan, pengemudi Mobil Xenia, Lukman, berangkat dari  Bambangan menuju arah Bukit Menangis, Desa Bambangan.

Sesampainya di tikungan menanjak Bukit Menangis, mobil Daihatsu Grandmax yang dikemudikan Fahmi, datang dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi.

Mobil Grandmax, mengambil jalur Mobil Xenia yang sedang menanjak, sehingga benturan cukup keras terjadi.

‘’Mobil dua duanya ringsek bagian depan,’’ katanya lagi.

Adapun pengemudi Mobil Xenia, Lukman, mengalami luka bengkak dan memar pada dahi sebelah kanan.

Sementara pengemudi Mobil Grandmax, Fahmi, menderita patah tulang bahu sebelah kanan.

‘’Kedua pengemudi, saat ini dalam perawatan petugas Kesehatan Puskesmas Setabu,’’ kata Didik.

Data yang diperoleh polisi, Lukman (39) dan Fahmi (29), sama sama warga Jalan Ahmad Yani, Desa Sei Pancang, Sebatik Utara.

Polisi menyimpulkan, laka lantas tersebut dikarenakan Mobil Daihatsu Grandmax melaju kencang saat jalan menurun.

Sehingga saat sampai di tikungan Bukit Menangis, pengemudi tak dapat menguasai laju kendaraannya.

Mobil kemudian mengambil jalur kendaraan lain yang berlawanan arah, sehingga terjadi tabrakan.

‘’Kedua kendaraan yang mengalami tabrakan, kita evakuasi untuk diamankan,’’ kata Didik.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara