Menu

Mode Gelap
Jembatan Sei Batang Rusak, Aktifitas Anak Sekolah Terhambat, TBS Petani Sawit Terancam Membusuk Tak Terangkut Belum Setahun Jembatan Beton di Pulau Sebatik Rusak, DPRD : Ada yang Salah Pada Perencanaannya SLB Nunukan Masih Kekurangan Guru, Fasilitas Gedung Masih Butuh Banyak Perbaikan DPRD Nunukan Minta Penanganan Banjir Pulau Sebatik Jadi Prioritas Perjuangan Petugas PLN Mengirim BBM ke PLTD Krayan, Berkubang Lumpur Dalam, Tidur di Hutan Berhari Hari Pemkab Nunukan Alokasikan Rp 3 Miliar Untuk Kredit UMKM Tanpa Bunga Dengan Target Pengembalian Maksimal 2 Tahun

Pemkab Nunukan

Memulai 100 Hari Pertama Irwan Sabri – Hermanus, Listrik Air bersih dan Polemik RSUD Jadi Skala Prioritas

badge-check


					Bupati dan Wakil Bupati Nunukan, Irwan Sabri - Hermanus saat melayani wawancara wartawan pasca rapat paripurna pidato penyampaian visi misi di Gedung DPRD Nunukan, Rabu (5/3/2025). Perbesar

Bupati dan Wakil Bupati Nunukan, Irwan Sabri - Hermanus saat melayani wawancara wartawan pasca rapat paripurna pidato penyampaian visi misi di Gedung DPRD Nunukan, Rabu (5/3/2025).

NUNUKAN, infoSTI – Memulai tugas sebagai Bupati dan Wakil Bupati Nunukan, Kalimantan Utara, Irwan Sabri – Hermanus, mulai melakukan penataan dan pemetaan masalah krusial yang selama ini menjadi sorotan masyarakat.

Pasca pulang dari retreat di Akmil Magelang, 2 Maret 2025, Irwan Sabri langsung tancap gas mengundang managemen PT PLN, meminta jaminan ketenaga listrikan yang andal dan optimal.

‘’Kita mulai bekerja, satu persatu kita ekseskusi. Masalah krusial kita mulai listrik, air bersih, dan RSUD, mulai kita benahi,’’ ujarnya, dalam wawancara, Rabu (5/3/2025).

Jika selama ini listrik selalu byarpet, bahkan di Bulan Ramadhan, Irwan Sabri mengupayakan jaminan pelayanan maksimal dari PLN ULP Nunukan.

Begitu juga dengan kerawanan air bersih yang kerap menimbulkan kesulitan warga di musim kemarau, Pemda sudah berbenah dan segera mengoptimalisasi kinerja embung embung yang ada.

‘’Untuk RSUD Nunukan ini komplit masalahnya ya. Kita menjadwalkan memanggil Managemen RSUD bersama DPRD pada Senin besok,’’ tambahnya.

Apakah akan terjadi evaluasi layanan hingga system BLUD, Irwan Sabri menjawab masih akan merapatkan solusi terbaik.

Irwan juga tidak menampik potensi perombakan managemen RSUD Nunukan yang kadung terstigma negative dan mengurangi kepercayaan masyarakat saat ini.

‘’Kita lihat nanti (perombakan managemen atau tidak),’’ kata dia.

Selain tiga hal paling krusial, IRAMA juga akan menyegerakan janji kampanye lain.

Diantaranya pembagian seragam gratis untuk peserta didik baru, realisasi 200 rumah layak huni, termasuk pengadaan eskavator 1 unit setiap kecamatan.

‘’Meski anggaran daerah terdampak efisiensi, program prioritas tetap jalan. Kalau tidak mencakup semua, minimal harus terlaksana dulu sebagian,’’ kata dia.

Facebook Comments Box

Trending di Pemkab Nunukan