Menu

Mode Gelap
Anggota DPRD Nunukan Andre Pratama Temui Perwakilan Pertamina, Bahas Rencana Pembangunan SPBU Nelayan di Pulau Sebatik Operasi Gabungan di Lapas Nunukan, Petugas Sisir Ruang Tahanan, Para Napi Langsung Jalani Tes Urine Dua Kali Terjerat Kasus Narkoba, Oknum Satpol PP Nunukan Akhirnya Dipecat Bupati Nunukan Irwan Sabri, Apresiasi Penempatan PIMPASA di Empat Desa Rawan TPPO dan TPPM Dua Minggu Lebih Ditampung Dinas Sosial Nunukan, Orang Terlantar yang Mengaku ‘Sultan’ Akhirnya Meninggal Dunia Pemda dan DPRD Nunukan Sepakati Raperda APBDP 2026, Ini Rinciannya

Advertorial

Rakor P3PD, Pemprov Kaltara Harap Pembangunan Desa Makin Maju

badge-check


					Sekprov Kaltara, Suriansyah, membuka Rakor Konsolidasi Pengendalian Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) Tahap II Provinsi Kaltara tahun 2024. Perbesar

Sekprov Kaltara, Suriansyah, membuka Rakor Konsolidasi Pengendalian Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) Tahap II Provinsi Kaltara tahun 2024.

TANJUNG SELOR, infoSTI – Sekprov Kaltara Dr. H. Suriansyah, M.AP., membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Konsolidasi Pengendalian Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) Tahap II Provinsi Kaltara tahun 2024, di Hotel Luminor, Tanjung Selor, Jumat (08/11/2024).

Dalam sambutannya, Suriansyah mengapresiasi kegiatan yang diprakarsai oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kaltara ini.

Ia menekankan pentingnya pengembangan desa, terutama desa di wilayah perbatasan yang menghadapi tantangan lebih kompleks.

“Provinsi Kaltara memiliki banyak desa, namun desa-desa yang berada di perbatasan membutuhkan perhatian khusus,” ujarnya.

Menurut Suriansyah, Kaltara memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah baik di darat, laut, maupun bawah tanah.

Namun, pembangunan di wilayah ini masih tertinggal karena fokus pembangunan nasional di wilayah barat Indonesia.

Keterbatasan infrastruktur seperti jalan dan transportasi membuat akses ke desa-desa pedalaman Kaltara cukup sulit.

Selain itu, permasalahan di beberapa desa yang masih kesulitan mendapatkan fasilitas listrik.

“Untuk memenuhi kebutuhan listrik di desa-desa, dibutuhkan biaya besar karena ketergantungan pada BBM yang mahal,” jelasnya.

Suriansyah berharap rakor P3PD yang berlangsung hingga 9 November ini, dapat menghasilkan solusi nyata untuk mempercepat pembangunan desa di Kaltara.

“Hasil rakor ini harus bisa diterapkan di tingkat desa sehingga dapat mendorong perkembangan yang lebih baik,” pungkasnya.

Sebagai informasi, acara rakor juga dihadiri Kepala DPMD Kaltara, H. Edy Suharto, S.Sos., MT., Plt.Kepala Bappeda-Litbang Kaltara Bertius, S.Hut.,

Serta perwakilan Dirjen Pemerintahan Desa, jajaran perangkat daerah Pemprov Kaltara, dan Forkopimda. (ADV)

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial