Menu

Mode Gelap
Harga TBS Kelapa Sawit Kaltara Ditetapkan Rp 3.362.Kg, Bupati Nunukan Warning Pabrik Patuhi Harga yang Disepakati Kejari Nunukan Musnahkan Barang Bukti Pidana Umum Periode Februari – April 2026 Prihatin Nasib Anak Sekolah di Tapal Batas, Pemda Nunukan dan TNI Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Harga Sembako di Perbatasan RI – Malaysia Alami Kenaikan Imbas Melemahnya Nilai Tukar Rupiah Inflasi Tahunan Nunukan Sebesar 2,03 Persen, Kelompok Perawatan Pribadi Mencatatkan Kenaikan Tertinggi Cerita Murid Sekolah Tapal Batas, Nekat Seberangi Sungai Banjir Demi Ujian Semester, Nikmati MBG di Pinggir Kali Karena Jembatan Ambruk

Advertorial

Rakor P3PD, Pemprov Kaltara Harap Pembangunan Desa Makin Maju

badge-check


					Sekprov Kaltara, Suriansyah, membuka Rakor Konsolidasi Pengendalian Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) Tahap II Provinsi Kaltara tahun 2024. Perbesar

Sekprov Kaltara, Suriansyah, membuka Rakor Konsolidasi Pengendalian Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) Tahap II Provinsi Kaltara tahun 2024.

TANJUNG SELOR, infoSTI – Sekprov Kaltara Dr. H. Suriansyah, M.AP., membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Konsolidasi Pengendalian Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) Tahap II Provinsi Kaltara tahun 2024, di Hotel Luminor, Tanjung Selor, Jumat (08/11/2024).

Dalam sambutannya, Suriansyah mengapresiasi kegiatan yang diprakarsai oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kaltara ini.

Ia menekankan pentingnya pengembangan desa, terutama desa di wilayah perbatasan yang menghadapi tantangan lebih kompleks.

“Provinsi Kaltara memiliki banyak desa, namun desa-desa yang berada di perbatasan membutuhkan perhatian khusus,” ujarnya.

Menurut Suriansyah, Kaltara memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah baik di darat, laut, maupun bawah tanah.

Namun, pembangunan di wilayah ini masih tertinggal karena fokus pembangunan nasional di wilayah barat Indonesia.

Keterbatasan infrastruktur seperti jalan dan transportasi membuat akses ke desa-desa pedalaman Kaltara cukup sulit.

Selain itu, permasalahan di beberapa desa yang masih kesulitan mendapatkan fasilitas listrik.

“Untuk memenuhi kebutuhan listrik di desa-desa, dibutuhkan biaya besar karena ketergantungan pada BBM yang mahal,” jelasnya.

Suriansyah berharap rakor P3PD yang berlangsung hingga 9 November ini, dapat menghasilkan solusi nyata untuk mempercepat pembangunan desa di Kaltara.

“Hasil rakor ini harus bisa diterapkan di tingkat desa sehingga dapat mendorong perkembangan yang lebih baik,” pungkasnya.

Sebagai informasi, acara rakor juga dihadiri Kepala DPMD Kaltara, H. Edy Suharto, S.Sos., MT., Plt.Kepala Bappeda-Litbang Kaltara Bertius, S.Hut.,

Serta perwakilan Dirjen Pemerintahan Desa, jajaran perangkat daerah Pemprov Kaltara, dan Forkopimda. (ADV)

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial