Menu

Mode Gelap
Kasus Investasi Bodong Nunukan, Polisi Tetapkan Dua Perempuan Sebagai Tersangka, Langsung Ditahan Tangkapan Narkoba Polres Nunukan Turun Drastis, Begini Penjelasan Kapolres Heboh Isu SARA di Nunukan, Polisi Sebut Ulah Hacker yang Bertujuan Membuat Kekacauan di Bulan Agustus Rapat Paripurna APBD Perubahan 2026, Alokasi Anggaran Turun, DPRD Merekomendasikan Optimalisasi PAD Jasad Bayi Perempuan Ditemukan Tewas Membusuk Dalam Tas Hitam di Pulau Sebatik Bupati Nunukan Pastikan Prioritas Pembangunan Jalan Krayan, Dibangun Dengan Skema Multiyears Untuk Periode 2027–2029

Advertorial

Optimalisasi PAD Kaltara, Pemprov Tekankan Pentingnya Rekonsiliasi Data, Akurasi Laporan dan Transparansi

badge-check


					Staf Ahli Bidang Aparatur Pelayanan Publik dan Kemasyarakatan, Ir. H. Syahrullah Mursalin, MP. Perbesar

Staf Ahli Bidang Aparatur Pelayanan Publik dan Kemasyarakatan, Ir. H. Syahrullah Mursalin, MP.

MALINAU, infoSTI – Staf Ahli Bidang Aparatur Pelayanan Publik dan Kemasyarakatan, Ir. H. Syahrullah Mursalin, MP, membuka Rapat Evaluasi dan Rekonsiliasi Penerimaan Pajak dan Retribusi Daerah Triwulan III Tahun Anggaran 2024, yang berlangsung di salah satu rumah makan, di Desa Wisata Pulau Sapi, Kabupaten Malinau, Kamis (31/10/2024).

Syahrullah menyampaikan apresiasi serta rasa terima kasih kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltara, dan Pemerintah Kabupaten Malinau atas dukungan terhadap kegiatan ini.

“Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam optimalisasi penerimaan pendapatan daerah Kalimantan Utara, khususnya dalam pencapaian target pajak dan retribusi daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa rekonsiliasi dan evaluasi tersebut, merupakan bukti komitmen semua pihak terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berpengaruh langsung pada pembangunan di Provinsi Kaltara.

Kegiatan evaluasi ini, tambahnya, dilakukan setiap triwulan, sepanjang Tahun Anggaran 2024, untuk mengawasi pencapaian target penerimaan daerah.

Syahrullah mengingatkan, bahwa kepatuhan dalam membayar pajak dan retribusi daerah, berperan penting sebagai sumber anggaran, stabilitas ekonomi, dan pemerataan pendapatan di daerah.

Ia menegaskan, pentingnya rekonsiliasi data, untuk mencegah kesalahan pencatatan, meningkatkan akurasi laporan keuangan, mencegah kebocoran pendapatan, serta memperkuat transparansi.

“Untuk mencapai target pajak dan retribusi daerah, diharapkan semua instansi dan pihak terkait dapat membangun sinergitas yang solid dalam pengelolaan pajak daerah,” jelasnya.

Syahrullah turut menyampaikan pesan dari Pjs. Gubernur Kaltara, Togap Simangunsong, agar jajaran Pemkab Malinau, memfokuskan aktivitas pemerintahan di ibu kota provinsi, Tanjung Selor.

Langkah ini, diharapkan dapat menggairahkan ekonomi, dan meningkatkan pengeluaran pemerintah di ibu kota, yang menjadi pusat aktivitas ekonomi daerah.

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Bapenda Provinsi Kaltara, Dr. Tomy, SE., M.Si., dan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Malinau, Drs. H. Kamran Daik, M.Si.

Sumber berita : DKISP Kaltara.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial