NUNUKAN, infoSTI – Sebuah kecelakaan lalu lintas, terjadi di Jalan Asnur Daeng Pasau, RT 03, Desa Sungai Limau, Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (9/7/2026).
Laka lantas yang terjadi antara mobil Avanza dan sepeda motor tersebut, menewaskan seorang Lansia berusia 69 tahun.
‘’Kejadian laka lantas antara mobil Avanza dan motor tanpa nomor polisi, terjadi sekitar pukul 10.50 wita. Pengendara motor yang merupakan laki laki berusia lanjut, meninggal dunia,’’ ujar Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan, saat dihubungi.
Sunarwan mengatakan, pengendara motor yang meninggal, adalah seorang laki laki berusia 69 tahun yang berprofesi sebagai petani dengan alamat domisili Jalan Kampung Tebol, RT 08, Desa Sei Limau, Sebatik Tengah.
Sementara pengendara mobil Avanza hitam, adalah A (40), warga Jalan Usman Harun, RT 01, Desa Sei Pancang, Sebatik Utara.
Sebagaimana penuturan Sunarwan, kecelakaan tersebut berawal dari Mobil Avanza yang dikemudikan A, melaju kencang dari arah Sebatik Barat menuju Sebatik Utara.
Saat melintas di Jalan Asnur Daeng Pasau, di Desa Sungai Limau, Sebatik Tengah, A melihat mobil pikap grand max melaju dari arah berlawanan.
‘’Tiba tiba di belakang mobil pikap, ada motor berbelok kanan menuju warung Sembako. Motor langsung tertabrak, pengemudinya terlempar sejauh tiga meter,’’ kata Sunarwan.

Mobil Avanza hitam tanpa plat nomor yang menewaskan Lansia 69 tahun pengendara motor di Sebatik, diamankan polisi. Dok.Polres Nunukan.
Korban segera dilarikan ke Puskesmas Desa Aji Kuning.
‘’Namun sampai di Puskesmas, korban meninggal dunia,’’ imbuhnya.
Korban mengalami luka sangat parah akibat insiden maut tersebut. Bagian dahi robek dengan tengkorak retak, keluar darah dari kedua lubang hidung. Bibir dan gusi robek, sejumlah giginya juga patah.
Luka memar di dada, luka robek dipaha kanan tidak beraturan, luka memar di selangkangan paha kanan, luka lecet di betis kanan, dan luka lecet punggung kaki.
Saat ini, korban sudah dibawa pulang ke keluarganya di Jalan Kampung Rambutan, RT 06, Desa Aji Kuning, Sebatik Tengah.
‘’Rencananya korban dikebumikan selepas Ashar. Untuk pengemudi Avanza, kita amankan di Mako Subsektor Sebatik Tengah, Polsek Sebatik Barat untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh Satlantas Polres Nunukan,’’ kata Sunarwan.











