NUNUKAN, infoSTI – Ratusan personel Polres Nunukan, Kalimantan Utara, memenuhi sepanjang jalan protokol dari alun alun kota Nunukan hingga Pelabuhan Tunon Taka, Selasa (9/6/2026) pagi.
Anggota Bhayangkara ini sedang melakukan gerakan bersih bersih sampah yang menjadi implementasi Program Presiden Prabowo, ‘Gerakan Indonesia Asri’.
“Kita lakukan kerja bhakti untuk membersihkan kota. Kita start di alun alun dan finish di Pelabuhan Tunon Taka,” ujar Waka Polres Nunukan, AKP I.Eka Berlin saat diwawancarai wartawan.
Mengawali aksi bersih bersih dari salah satu obyek vital kota dan mengakhirinya di Pelabuhan, menjadi upaya Polres Nunukan memoles wajah perbatasan RI – Malaysia.
Berlin menegaskan, baik alun alun kota maupun pelabuhan, merupakan perwujudan dari wajah perbatasan negara, sehingga butuh kepedulian dan tanggung jawab moral bagi semua warga untuk memperhatikan keamanan, kebersihan dan keindahannya.
“Indonesia Asri itu sebuah tanggung jawab moral, gerakan yang menghidupkan kembali jiwa kebersamaan dengan gotong royong, sehingga masing masing kita menyadari bahwa dengan kebersamaan, kita bisa melakukan apapun,” tegasnya.
Pada gerakan ini, Polres Nunukan menggandeng DKPP sebagai perwakilan Pemda, serta semua instansi kepelabuhanan, masing masing, Pelindo, Pelni, KSOP, Bea Cukai, Radio Pantai, Balai Karantina, Kesehatan Pelabuhan, BP3MI dan para buruh pelabuhan.
“Giat ini juga menjadi pemanasan untuk HUT Bhayangkara 1 Juli nanti,” imbuhnya.
Kepala Pelindo Nunukan, Anugerah Amalia menyatakan dukungannya kepada Polres Nunukan.
“Kami berterimakasih atas sinergytas yang terjalin. Pelabuhan sebagai salah satu wajah perbatasan memang butuh sinergy untuk menjadikannya tempat Aman Sehat Resik dan Indah,” kata dia.
Aksi bersih bersih ini, berhasil mengumpulkan sekitar 5 truk sampah yang langsung dibawa menuju TPA oleh Dinas Kebersihan Nunukan.











