BULUNGAN, infoSTI – Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Utara, memiliki beberapa program perencanaan yang masuk dalam rencana umum energi daerah (RUED), untuk percepatan transisi energi di wilayah Provinsi Kaltara.
Kadis ESDM Kaltara, Ir. Yosua Batara Payangan mengatakan, pihaknya saat ini banyak melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Kementerian ESDM.
Pemprov Kaltara, berkomitmen mewujudkan transisi energi nasional dengan menyesuaikan arah pembangunan provinsi Kalimantan Utara kedepan.
“Kita lebih kedepankan bagaimana menggunakan pembangkit energi yang ramah lingkungan di Kalimantan Utara seperti di daerah perbatasan dan pedalaman,” ujar Yosua, Kamis (18/12/2025).
Ia menambahkan, saat ini, di sejumlah wilayah perbatasan dan pedalaman yang memiliki akses sulit dan infrastruktur jalan kurang memadai, sebagian besar telah menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
Bahkan di gedung gedung publik area pelosok, perkantoran, hingga rumah sakit, juga mulai dibangun PLTS, untuk memastikan jangkauan listrik di wilayah tersebut.
‘’Kementerian ESDM mengalokasikan bantuan PLTS Atap untuk menunjang penyediaan listrik di bangunan bangunan pemerintahan di pelosok. Dengan program ini Pemprov Kaltara kedepan lebih menggunakan energi ramah lingkungan,’’ kata dia.
Yosua berharap, seluruh instansi terkait dan masyarakat Kaltara umumnya, dapat mendukung program transisi energi dengan menggunakan energi yang lebih ramah lingkungan.
‘’Dukungan dari masyarakat sangat penting, karena pembangunan tidak hanya bisa dilakukan pemerintah sendiri namun perlu keterlibatan semua pihak untuk bersama – sama membangun Kaltara tercinta,’’ tutup Yosua.












