Menu

Mode Gelap
Orang Kota Ribut Kenaikan Harga Barang, Kami di Perbatasan RI – Malaysia Memilih Diam Menelan Kekecewaan Pemkab Nunukan Pastikan Pasokan BBM Aman, Meski Banyak Pembelian Gunakan Jerigen Hadiri RPJMD dan Deklarasi Kolaborasi CSR di Jakarta, Hermanus : Harapan Percepatan Pembangunan di Kaltara SPPG Baru di Nunukan Selatan Dibuka, Masyarakat Boleh Kritik, Tapi Bukan Lewat Medsos Api Berkobar Selama 3 Jam di Perkebunan Warga di Mansapa, Nunukan Selatan, Lebih 2 hektar Lahan Hangus Terbakar Bimtek Kurikulum Berbasis Cinta, Dorong Penguatan Karakter Pendidikan di Nunukan

Advertorial

Ikuti Klasifikasi Atlet Disabilitas, NPCI Bulungan Tegaskan Atletnya Sudah Siap Tempur

badge-check


					Sejumlah atlet disabilitas Kaltara yang ikut klasifikasi di Kota Tarakan, Sabtu (20/12/2025). Dok.NPCI Kaltara. Perbesar

Sejumlah atlet disabilitas Kaltara yang ikut klasifikasi di Kota Tarakan, Sabtu (20/12/2025). Dok.NPCI Kaltara.

TARAKAN, infoSTI – National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kalimantan Utara, menggelar klasifikasi atlet disabilitas di Kota Tarakan, Sabtu (20/12/2025).

Ketua NPCI Kabupaten Bulungan, Marten mengatakan, agenda ini bertujuan memetakan kategori atlet sebagai basis pembinaan menuju berbagai ajang paralimpik mendatang.

‘’Proses klasifikasi, menetapkan kelas tanding atlet berdasarkan jenis serta tingkat disabilitas mereka,’’ ujarnya.

Pada kegiatan ini, NPCI ingin memastikan para atlet memenuhi syarat untuk berlaga di kejuaraan resmi, baik tingkat provinsi maupun nasional.

‘’Klasifikasi atlet juga menjamin keadilan bagi setiap peserta di arena laga,’’ imbuhnya.

Ia melanjutkan, NPCI Kabupaten Bulungan, telah menggembleng talenta terbaik dari berbagai cabang olahraga paralimpik.

Mereka merampungkan pendataan atlet, melengkapi dokumen administrasi, serta memperkuat fisik dan mental sebelum menjalani klasifikasi.

Marten menambahkan, langkah NPCI Kalimantan Utara dalam menyeragamkan pendataan ini, perlu diapresiasi.

Bagaimanapun, langkah klasifikasi, merupakan tahapan penting sebagai dasar utama untuk menentukan kelas tanding yang tepat bagi para atlet.

“Kami menyambut baik kegiatan ini. Harapannya, sistem mencatat seluruh atlet Bulungan secara akurat sebagai modal menghadapi kejuaraan mendatang,” kata Marten.

Dengan persiapan matang, NPCI Kabupaten Bulungan optimistis melewati proses ini dengan lancar.

Momentum ini sekaligus menjadi cara pengurus memotivasi para atlet agar terus berprestasi.

‘’Kami berkomitmen memberi ruang seluas-luasnya bagi atlet disabilitas untuk berkembang dan mengharumkan nama daerah,’’ tegasnya.

Untuk diketahui, NPCI Kalimantan Utara menargetkan ketersediaan pangkalan data atlet disabilitas yang terintegrasi di seluruh wilayah.

Strategi ini mempermudah peningkatan kualitas pembinaan atlet paralimpik di tingkat daerah.

Seluruh pengurus NPCI tingkat kabupaten dan kota se-Kalimantan Utara, mengikuti rangkaian kegiatan ini.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial