Menu

Mode Gelap
Harga TBS Kelapa Sawit Kaltara Ditetapkan Rp 3.362.Kg, Bupati Nunukan Warning Pabrik Patuhi Harga yang Disepakati Kejari Nunukan Musnahkan Barang Bukti Pidana Umum Periode Februari – April 2026 Prihatin Nasib Anak Sekolah di Tapal Batas, Pemda Nunukan dan TNI Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Harga Sembako di Perbatasan RI – Malaysia Alami Kenaikan Imbas Melemahnya Nilai Tukar Rupiah Inflasi Tahunan Nunukan Sebesar 2,03 Persen, Kelompok Perawatan Pribadi Mencatatkan Kenaikan Tertinggi Cerita Murid Sekolah Tapal Batas, Nekat Seberangi Sungai Banjir Demi Ujian Semester, Nikmati MBG di Pinggir Kali Karena Jembatan Ambruk

Kaltara

Gudang Penyimpanan Barang Bekas di Pulau Sebatik Ludes Terbakar

badge-check


					Sebuah gudang barang bekas, milik Herman (69), seorang mekanik, warga Jalan Ahmad Yani, RT 08, Desa Sei Pancang, Sebatik Utara ludes terbakar, Jumat (22/11/2025) sore. Dok.Disdamkar Nunukan. Perbesar

Sebuah gudang barang bekas, milik Herman (69), seorang mekanik, warga Jalan Ahmad Yani, RT 08, Desa Sei Pancang, Sebatik Utara ludes terbakar, Jumat (22/11/2025) sore. Dok.Disdamkar Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Sebuah bangunan gudang di Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, ludes terbakar, Jumat (21/11/2025) sore.

Komandan Pleton Pemadam Kebakaran Sebatik Utara, Abdul Wahid melaporkan, bangunan yang terbakar, adalah sebuah gudang barang bekas, milik Herman (69), seorang mekanik, warga Jalan Ahmad Yani, RT 08, Desa Sei Pancang, Sebatik Utara.

‘’Kebakaran terjadi sekitar pukul 16.25 wita, kemarin,’’ ujar Abdul Wahid melalui pesan tertulis, Sabtu (22/11/2025).

Ia menuturkan, nyala api pertama kali diketahui oleh salah satu warga yang melintas bernama Wawan.

Iapun berinisiatif melapor ke Damkar melalui sambungan telfon.

‘’Kita langsung respon dengan menurunkan personel dan mobil pemdam kebakaran ke lokasi,’’ imbuhnya.

Upaya pemadaman segera dilakukan. Api yang telah berkobar, melahap barang barang di dalam gudang yang terdiri dari tumpukan kardus, barang elektronik dan sejumlah barang bekas lain.

Wahid menambahkan, gudang barang bekas tersebut, sama sekali tidak ada sambungan listrik, sehingga tak mungkin kebakaran terjadi akibat korsleting listrik.

‘’Pemilik gudang menduga kebakaran terjadi akibat puntung rokok yang mengenai kardus. Api membakar kardus dan langsung membesar,’’ jelas Wahid.

‘’Tidak ada korban dalam peristiwa ini,’’ kata dia.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara