Menu

Mode Gelap
Harga TBS Kelapa Sawit Kaltara Ditetapkan Rp 3.362.Kg, Bupati Nunukan Warning Pabrik Patuhi Harga yang Disepakati Kejari Nunukan Musnahkan Barang Bukti Pidana Umum Periode Februari – April 2026 Prihatin Nasib Anak Sekolah di Tapal Batas, Pemda Nunukan dan TNI Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Harga Sembako di Perbatasan RI – Malaysia Alami Kenaikan Imbas Melemahnya Nilai Tukar Rupiah Inflasi Tahunan Nunukan Sebesar 2,03 Persen, Kelompok Perawatan Pribadi Mencatatkan Kenaikan Tertinggi Cerita Murid Sekolah Tapal Batas, Nekat Seberangi Sungai Banjir Demi Ujian Semester, Nikmati MBG di Pinggir Kali Karena Jembatan Ambruk

Kaltara

Tiga Unit Rumah Ludes Terbakar di Nunukan, Diduga Akibat Selang Gas LPG yang Bocor

badge-check


					Petugas Damkar berupaya memadamkan api pada kebakaran hebat di Blok 3, RT 06, Nunukan Barat, Senin (8/9/2025). Dok.Disdamkar Nunukan. Perbesar

Petugas Damkar berupaya memadamkan api pada kebakaran hebat di Blok 3, RT 06, Nunukan Barat, Senin (8/9/2025). Dok.Disdamkar Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Kebakaran hebat melanda kawasan padat pendudukan, di Jalan Sanusi, Blok 3, RT 06, Nunukan Barat, Nunukan, Kalimantan Utara, Senin (8/9/2025) pagi.

Peristiwa ini mengakibatkan, tiga unit rumah ludes terbakar.

Pelaksana tugas Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Wahyudi Kawariyin mengatakan, rumah yang terbakar, masing masing, rumah milik almarhum Habib Syech, rumah Rusli dan rumah Arbain.

‘’Informasi kebakaran kami terima sekitar pukul 07.09 Wita. Menurut warga sekitar yang mengetahui awal mula kebakaran, api berasal dari rumah Rusli, yang diduga berasal dari selang gas yang bocor,’’ ujarnya, saat dikonfirmasi.

Petugas Damkar, menurunkan enam unit armada untuk pemadaman.

Kebakaran tersebut cukup menyulitkan Damkar karena kondisi angin yang berhembus cukup kencang.

‘’Rumah rumah yang terbakar, bersruktur kayu. Jadi selain memadamkan api, kami juga melokalisir area agar api tidak merambat. Lokasi kebakaran merupakan area padat perumahan,” jelasnya.

Pemadaman berlangsung sekitar 30 menit, dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak ada bagian yang menimbulkan potensi kebakaran susulan.

“Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam dalam peristiwa kebakaran ini. Untuk kerugian materi masih dalam proses penghitungan,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara