Menu

Mode Gelap
Pemkab Nunukan Alokasikan Rp 3 Miliar Untuk Kredit UMKM Tanpa Bunga Dengan Target Pengembalian Maksimal 2 Tahun Pasokan BBM untuk PLTD Terkendala Akses Jalan Rusak, Krayan Terancam Gelap Gulita Biaya Kirim Jauh Lebih Mahal Ketimbang Nilai Bantuan Logistik, BNPB Ditawari Pergeseran Barang Dengan Kerbau   Jerit Tangis Ibu Atlet Panjat Tebing Nunukan Mendengar Vonis Ringan Terhadap Supir Pikap yang Menewaskan Anaknya Seorang IRT di Nunukan Ditangkap Polisi Karena Berusaha Membakar Tetangga, Pelaku Ternyata ODGJ Cerita Perjalanan Warga Krayan, Dua Hari Berkendara Menembus Jalanan Lumpur Menuntut Akses Layak ke DPRD Kaltara

Kaltara

Hampir Masuk Rumah di Pagi Buta, Ular Piton Sepanjang 3,5 Meter Diamankan Damkar

badge-check


					Petugas Damkar mengevakuasi ular sawah sepanjang 3,5 meter di Jalan Keramat, Minggu (7/9/2025) dini hari. Dok.Disdamkar. Perbesar

Petugas Damkar mengevakuasi ular sawah sepanjang 3,5 meter di Jalan Keramat, Minggu (7/9/2025) dini hari. Dok.Disdamkar.

NUNUKAN, infoSTI – Petugas Pemadam Kebakaran Nunukan, Kalimantan Utara, mengamankan ular piton sepanjang 3,5 meter, di Jalan Keramat, Nunukan Utara, pada Minggu (7/9/2025) dini hari, sekitar pukul 03.20 wita.

“Ular sawah dengan ukuran lumayan besar tersebut, mau masuk rumah warga lewat plafon depan rumah,” ujar Sekretaris Disdamkar Nunukan, Wahyudi Kawariyin, melalui pesan tertulis.

Petugas menerima laporan keberadaan ular, sekitar pukul 03.26 wita, dari warga bernama Repan (21).

Keberadaan ular di plafon depan rumah, dilihat warga yang lewat. Ular yang terusik dengan kehadiran warga, akhirnya merubah arah ke sebuah parit di dekat rumah Repan.

Petugas kemudian melakukan pencarian di dalam parit, dan mendapati keberadaan ular didalamnya.

“Petugas kami menjepit bagian kepala ular dan berhasil menariknya keluar dari dalam parit,” tuturnya.

Ular kemudian diamankan untuk dilepas liarkan di hutan yang jauh dari pemukiman penduduk.

Wahyudi menjelaskan, di musim penghujan yang terjadi, peningkatan aktivitas dan kemunculan ular adalah hal wajar.

Air menggenangi tempat persembunyian ular, yang juga sekaligus meningkatkan jumlah mangsa seperti tikus dan katak.

Kondisi suhu yang lembab membuat ular lebih aktif secara fisiologis. Ular mencari tempat berlindung yang kering dan hangat, yang sering kali ada di dalam rumah.

“Selalu waspada dan Untuk rajin rajin bersihkan lingkungan rumah. Tutup celah, kendalikan populasi tikus, dan pasang penghalang fisik seperti pagar kawat,” kata Wahyudi.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara