Menu

Mode Gelap
Truk Pengangkut Kelapa Sawit Oleng dan Tabrak Pembatas Jalan, Dua Buruh Perusahaan Kelapa Sawit di Nunukan Tewas Monitoring Harga TBS di PT Sampurna Sebatik, DPRD Nunukan Koordinasikan Subsidi Ongkos Angkut Kapal Feri   Harga TBS Kelapa Sawit Kaltara Ditetapkan Rp 3.362.Kg, Bupati Nunukan Warning Pabrik Patuhi Harga yang Disepakati Kejari Nunukan Musnahkan Barang Bukti Pidana Umum Periode Februari – April 2026 Prihatin Nasib Anak Sekolah di Tapal Batas, Pemda Nunukan dan TNI Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Harga Sembako di Perbatasan RI – Malaysia Alami Kenaikan Imbas Melemahnya Nilai Tukar Rupiah

Kaltara

Hampir Masuk Rumah di Pagi Buta, Ular Piton Sepanjang 3,5 Meter Diamankan Damkar

badge-check


					Petugas Damkar mengevakuasi ular sawah sepanjang 3,5 meter di Jalan Keramat, Minggu (7/9/2025) dini hari. Dok.Disdamkar. Perbesar

Petugas Damkar mengevakuasi ular sawah sepanjang 3,5 meter di Jalan Keramat, Minggu (7/9/2025) dini hari. Dok.Disdamkar.

NUNUKAN, infoSTI – Petugas Pemadam Kebakaran Nunukan, Kalimantan Utara, mengamankan ular piton sepanjang 3,5 meter, di Jalan Keramat, Nunukan Utara, pada Minggu (7/9/2025) dini hari, sekitar pukul 03.20 wita.

“Ular sawah dengan ukuran lumayan besar tersebut, mau masuk rumah warga lewat plafon depan rumah,” ujar Sekretaris Disdamkar Nunukan, Wahyudi Kawariyin, melalui pesan tertulis.

Petugas menerima laporan keberadaan ular, sekitar pukul 03.26 wita, dari warga bernama Repan (21).

Keberadaan ular di plafon depan rumah, dilihat warga yang lewat. Ular yang terusik dengan kehadiran warga, akhirnya merubah arah ke sebuah parit di dekat rumah Repan.

Petugas kemudian melakukan pencarian di dalam parit, dan mendapati keberadaan ular didalamnya.

“Petugas kami menjepit bagian kepala ular dan berhasil menariknya keluar dari dalam parit,” tuturnya.

Ular kemudian diamankan untuk dilepas liarkan di hutan yang jauh dari pemukiman penduduk.

Wahyudi menjelaskan, di musim penghujan yang terjadi, peningkatan aktivitas dan kemunculan ular adalah hal wajar.

Air menggenangi tempat persembunyian ular, yang juga sekaligus meningkatkan jumlah mangsa seperti tikus dan katak.

Kondisi suhu yang lembab membuat ular lebih aktif secara fisiologis. Ular mencari tempat berlindung yang kering dan hangat, yang sering kali ada di dalam rumah.

“Selalu waspada dan Untuk rajin rajin bersihkan lingkungan rumah. Tutup celah, kendalikan populasi tikus, dan pasang penghalang fisik seperti pagar kawat,” kata Wahyudi.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara