Menu

Mode Gelap
Harga TBS Kelapa Sawit Kaltara Ditetapkan Rp 3.362.Kg, Bupati Nunukan Warning Pabrik Patuhi Harga yang Disepakati Kejari Nunukan Musnahkan Barang Bukti Pidana Umum Periode Februari – April 2026 Prihatin Nasib Anak Sekolah di Tapal Batas, Pemda Nunukan dan TNI Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Harga Sembako di Perbatasan RI – Malaysia Alami Kenaikan Imbas Melemahnya Nilai Tukar Rupiah Inflasi Tahunan Nunukan Sebesar 2,03 Persen, Kelompok Perawatan Pribadi Mencatatkan Kenaikan Tertinggi Cerita Murid Sekolah Tapal Batas, Nekat Seberangi Sungai Banjir Demi Ujian Semester, Nikmati MBG di Pinggir Kali Karena Jembatan Ambruk

Hukrim

Jasad Bayi Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Dikorek Korek dan Dimakan Anjing

badge-check


					Gedung Mako Polres Nunukan, Kaltara, Perbesar

Gedung Mako Polres Nunukan, Kaltara,

NUNUKAN, infoSTI – Warga masyarakat yang tinggal di pesisir pantai di Jalan Lingkar Sedadap, RT 07 Nunukan Selatan, Nunukan, Kalimantan Utara, dihebohkan dengan temuan jasad bayi yang terdampar di pinggir laut yang biasa disebut warga sebagai Pantai Regos, Jumat (26/7/2025).

Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan menuturkan, bayi malang berjenis kelamin perempuan tersebut, ditemukan di bawah penjemuran rumput laut.

“Jasad bayi ditemukan warga sekira pukul 14.30 wita, di bawah jemuran rumput laut, di pinggir laut belakang Rusunawa, Nunukan Selatan,” ujarnya, dikonfirmasi, Sabtu (26/7/2025).

Dari keterangan saksi di lapangan, saksi pada mulanya melihat sebuah kantong plastik hitam yang diseret seret seekor anjing.

Anjing tersebut mengorek daging yang ternyata belakangan diketahui jasad bayi.

Kondisi jasad bayi sudah sangat rusak, tangan kanan sudah hilang dan usus si bocah terburai akibat dimakan anjing.

“Pada saat ditemukan, di samping mayat bayi ada sebuah plastik hitam yang didalam plastik masih ada daging yg diperkirakan adalah tembuni dan kain kemungkinan pakaian dalam,” terangnya.

Jasad bayi tersebut, sudah dibawa ke RSUD untuk visum.

“Polisi masih melakukan olah TKP dan menelusuri jejak pelaku yang diduga membuang bayi,” kata Sunarwan.

Facebook Comments Box

Trending di Hukrim