Menu

Mode Gelap
Diterpa Angin Kencang, Sekitar 12 Atap Bangunan di Pedalaman Sebuku Porak Poranda, Termasuk Gedung SMP HUT RI 81, Bendera Dayak Borneo Dikibarkan di Jalanan Rusak di Pelosok RI – Malaysia di Dataran Tinggi Krayan Cerita Imam Yusuf Napi Penerima RU II di HUT RI 81, Salah Jalan Karena Kecanduan Game Online, Menitip Pesan Bagi Para Gamer Sebanyak 967 WBP Lapas Nunukan Terima Remisi HUT RI 81, 13 Orang Langsung Bebas Respon Pernyataan Warga Perbatasan Tak Mau Rayakan Kemerdekaan, Bupati Nunukan Rayakan HUT RI 81 di Krayan Cerita Edy Santri, Warga Nunukan yang Setiap Tahun Sisihkan Uang Untuk Beli Bendera Merah Putih dan Dibagikan ke Masyarakat

Advertorial

Rakor P3PD, Pemprov Kaltara Membahas Akselerasi Pembangunan di Daerah 3T

badge-check


					Sekretaris Provinsi Kaltara, Suriansah Perbesar

Sekretaris Provinsi Kaltara, Suriansah

TANJUNG SELOR, infoSTI – Sekretaris Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Suriansyah, M.AP, mewakili Pjs. Gubernur Kaltara Togap Simangunsong, membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Konsolidasi Pengendalian Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) Tahap II Provinsi Kaltara tahun 2024, Jumat (08/11/2024), di Hotel Luminor.

Suriansyah mengapresiasi kegiatan yang diprakarsai oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kaltara ini.

Ia menekankan pentingnya pengembangan desa, terutama desa di wilayah perbatasan yang menghadapi tantangan lebih kompleks.

“Provinsi Kaltara memiliki banyak desa, namun desa-desa yang berada di perbatasan membutuhkan perhatian khusus,” ujarnya saat membuka acara.

Menurut Suriansyah, Kaltara memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah baik di darat, laut, maupun bawah tanah.

Namun, pembangunan di wilayah ini, masih tertinggal karena fokus pembangunan nasional di wilayah barat Indonesia.

Keterbatasan infrastruktur seperti jalan dan transportasi membuat akses ke desa-desa pedalaman Kaltara cukup sulit.

Selain itu, permasalahan di beberapa desa yang masih kesulitan mendapatkan fasilitas listrik, belum terurai.

“Untuk memenuhi kebutuhan listrik di desa-desa, dibutuhkan biaya besar karena ketergantungan pada BBM yang mahal,” jelasnya.

Suriansyah berharap rakor P3PD yang berlangsung hingga 9 November ini dapat menghasilkan solusi nyata untuk mempercepat pembangunan desa di Kaltara.

“Hasil rakor ini harus bisa diterapkan di tingkat desa sehingga dapat mendorong perkembangan yang lebih baik,” pungkasnya.

Hadir dalam Rakor, Kepala DPMD Kaltara, H. Edy Suharto, S.Sos., MT., Plt. Kepala Bappeda-Litbang Kaltara Bertius, S.Hut., serta perwakilan Dirjen Pemerintahan Desa, jajaran perangkat daerah Pemprov Kaltara, dan Forkopimda

Sumber berita : Humas Pemprov Kaltara.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial