Menu

Mode Gelap
Kasus Investasi Bodong Nunukan, Polisi Tetapkan Dua Perempuan Sebagai Tersangka, Langsung Ditahan Tangkapan Narkoba Polres Nunukan Turun Drastis, Begini Penjelasan Kapolres Heboh Isu SARA di Nunukan, Polisi Sebut Ulah Hacker yang Bertujuan Membuat Kekacauan di Bulan Agustus Rapat Paripurna APBD Perubahan 2026, Alokasi Anggaran Turun, DPRD Merekomendasikan Optimalisasi PAD Jasad Bayi Perempuan Ditemukan Tewas Membusuk Dalam Tas Hitam di Pulau Sebatik Bupati Nunukan Pastikan Prioritas Pembangunan Jalan Krayan, Dibangun Dengan Skema Multiyears Untuk Periode 2027–2029

Kaltara

Tenggelam Saat Memancing, Seorang Buruh Perusahaan Kelapa Sawit di Nunukan Ditemukan Tewas

badge-check


					Sungai Seimanggaris yang menjadi lokasi tenggelamnya seorang buruh PT NJL Perbesar

Sungai Seimanggaris yang menjadi lokasi tenggelamnya seorang buruh PT NJL

NUNUKAN, KN – Seorang buruh PT Nunukan Jaya Lestari (NJL), perusahaan perkebunan kelapa sawit Nunukan, Kalimantan Utara, Roni Atonis (23) asal Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditemukan tewas, setelah dilaporkan tenggelam di sungai Seimanggaris, Minggu (22/9/2024).

‘’Korban ditemukan Senin, pukul 18.05 wita, oleh Tim pencari dan masyarakat,’’ ujar Kasubid Informasi BPBD Nunukan, Muhammad Basir, Selasa (24/9/2024).

Basir mengatakan, korban ditemukan mengambang di koordinat N 4,1562929, E 117,1887521, Sungai Seimanggaris.

Tim segera mengevakuasinya dan membungkusnya dalam kantong jenazah, kemudian dibawa ke Polsub Sektor Seimanggaris, untuk selanjutnya diotopsi di Puskesmas Seimanggaris.

‘’Pencarian Tim mengalami kendala dengan bocornya perahu karet dan akses jarigan internet yang sulit,’’ kata Basir lagi.

Sebelumnya diberitakan, seorang buruh perusahaan kelapa sawit PT Nunukan Jaya Lestari (NJL), Roni Atonis (23), dilaporkan tenggelam di tengah danau Seimanggaris, Nunukan, Kalimantan Utara, Minggu (22/9/2024), sekitar pukul 12.30 wita.

Kasubid Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan, Muhammad Basir mengatakan, Roni tenggelam saat memancing bersama 3 rekan kerjanya.

“Sesuai keterangan rekan korban, korban mencoba menyebrangi danau tapi tenggelam dan tidak dapat diselamatkan oleh rekan rekannya,” ujar Basir, dihubungi, Senin (23/9/2024) .

Pencarian korban yang berasal dari Kupang, NTT ini, juga telah dilakukan rekan rekannya.

Mereka menyelam dan mencari keberadaan korban di sekitar tenggelamnya korban.

Namun hingga menjelang malam, keberadaan korban tidak ditemukan.

Untuk diketahui, sungai yang menjadi lokasi tenggelamnya korban, memiliki pusaran air dan dihuni buaya.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara