Menu

Mode Gelap
Cerita Olivia, Ibu Tujuh Anak di Perbatasan RI – Malaysia yang Menjadi Sasaran Bedah Rumah Oleh Kodim 0911 Nunukan Banjir di Pulau Sebatik Surut, Tinggalkan Kerugian Besar di Sektor Pertanian Hingga Peralatan Elektronik Kantor Desa Ironi Perbatasan Negeri, Orang Sakit Ditandu Ramai Ramai Naik Turun Bukit, Dibawa ke Pustu Butuh Waktu 8 Jam Pemandangan Awal Masuk Sekolah di Pulau Sebatik, Sekolah Kebanjiran, Sejumlah Murid SD Dipanggul Masuk Sekolah Ini Hasil 10 Hari yang Diminta Pemda Nunukan Saat Masyarakat Sebatik Mengancam Membuka Paksa Pintu Embung Lapri Awal Juli 2026 Prajurit Kodim 0911/Nunukan Padamkan Kebakaran di Rumah Seorang Security RSUD Nunukan

Nunukan

Cerita Olivia, Ibu Tujuh Anak di Perbatasan RI – Malaysia yang Menjadi Sasaran Bedah Rumah Oleh Kodim 0911 Nunukan

badge-check


					Dandim 0911 Nunukan Letkol Inf Tony Prasetyo bersama Plt Sekda Nunukan Raden Iwan Kurniawan saat meninjau salah satu rumah sasaran TMMD Wiltas ke 129 di Desa Liang Bunyu, Pulau Sebatik, Rabu (15/7/2026). Dok.Rico. Perbesar

Dandim 0911 Nunukan Letkol Inf Tony Prasetyo bersama Plt Sekda Nunukan Raden Iwan Kurniawan saat meninjau salah satu rumah sasaran TMMD Wiltas ke 129 di Desa Liang Bunyu, Pulau Sebatik, Rabu (15/7/2026). Dok.Rico.

NUNUKAN, infoSTI – Sebuah rumah petak dengan dinding asbes dan sebagian ditutup material seng serta terpal, di Desa Liang Bunyu, Sebatik Barat, Nunukan, Kalimantan Utara, menjadi salah satu sasaran bedah rumah yang dilakukan prajurit Kodim 0911/Nunukan.

Saat Dandim 0911/Nunukan, Letkol (Inf) Tony Prasetyo, mengunjungi rumah yang berada jauh di dalam gang sempit tersebut, terlihat seorang ibu muda sedang menggendong putrinya yang masih berusia sekitar satu tahun.

‘’Silahkan Pak, maaf kondisinya seperti ini, rumah saya kecil dan sempit,’’ ujar Ibu Olivia, dengan senyum ramah menyambut kunjungan Dandim 0911 Nunukan dan Plt Sekda Nunukan, Raden Iwan Kurniawan, Rabu (15/7/2026).

Rumah petak satu kamar tersebut, dihuni oleh 9 orang, terdiri dari Olivia, suami dan 7 anaknya, yang semuanya masih cukup kecil.

‘’Ini anak perempuan yang pertama. Anak saya banyak tapi laki laki semua, ini yang paling bungsu baru dapat anak perempuan,’’ tutur Olivia.

Kondisi lingkungan tempat tinggal Olivia, memang sedikit masuk gang dengan jalanan yang becek ketika hujan.

Di depan rumah, terlihat kandang terbuat dari bambu, berisi ayam dan 4 ekor anak anjing yang baru lahir.

Rumah Olivia, tidak ada kamar mandi, ia menumpang kamar mandi di rumah mertuanya, yang berada tak jauh dari rumahnya.

‘’Kalau untuk air bersih, kami tampung air hujan saja,’’ kata Olivia.

Keterbatasan ibu dengan tujuh anak yang semuanya masih dalam usia tumbuh kembang tersebut, memaksa keluarga Olivia hidup seadanya.

Kesehariannyapun disibukkan dengan mengurus anak, sementara suaminya pergi berkebun.

Melihat anak perempuan kecil yang sedikit pucat di gendongan Olivia, Tony memberikan sedikit saran agar anaknya diberi konsumsi daun kelor dan ubi kuning, agar lebih terlihat segar dan ceria.

‘’Seperti inilah kondisi rumah kami pak. Terima kasih banyak untuk bapak yang sudah menjadikan rumah kami sebagai target pembangunan. Terima kasih perhatiannya,’’ ucapnya tulus.

Rumah Olivia, menjadi salah satu gambaran dari 5 rumah di Desa Liang Bunyu, Pulau Sebatik yang menjadi sasaran renovasi Kodim 0911 Nunukan di Program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Wilayah Perbatasan Tahun 2026.

Ada 4 unit rumah masyarakat perbatasan RI – Malaysia dengan kondisi tak jauh beda dengan rumah Olivia.

Masing masing rumah Hamid, warga RT 03, rumah Erna warga Rt 01, rumah Williem, warga RT 04, dan rumah Aziz warga RT 02.

Diuraikan Tony, selain program bedah rumah bagi 5 warga sasaran, prajurit TNI AD dari Kodim 0911 Nunukan juga melakukan pembukaan jalan antar desa dengan panjang sekitar 6×3000 meter.

Jalan ini, akan memudahkan para petani melansir hasil pertanian mereka, juga memfasilitasi pengangkutan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang menjadi salah satu komodity andalan masyarakat di lokasi sasaran TMMD ke 129 ini.

‘’Kita juga membantu penyediaan sumber air bersih bagi masyarakat. Ada sebuah sumber mata air yang diminta untuk diperluas agar masyarakat sekitar mendapat manfaat lebih luas,’’ kata Tony lagi.

Sasaran TMMD di Liang Bunyu juga menjadi salah satu aksi TNI membantu Pemda Nunukan dalam pembangunan wilayah pedesaan.

‘’Kita terus menjalin sinergytas dengan Pemda Nunukan, TNI yang berasal dari rakyat selalu ingin membawa masyarakat sejahtera dan memiliki ketahanan pangan untuk kemandirian,’’ tegasnya.

TMMD ke 129 di Pulau Sebatik yang merupakan perbatasan RI – Malaysia ini, berlangsung mulai 15 Juli sampai 13 Agustus 2026.

Selain sasaran fisik, TMMD juga melakukan berbagai penyuluhan anti narkoba, wawasan kebangsaan, ketahanan pangan, pelayanan kesehatan, hingga sosialisasi perekrutan TNI AD.

Plt Sekda Nunukan, Raden Iwan Kurniawan, mengucapkan terima kasih dan apresiasi mendalam atas kiprah pembangunan Kodim 0911 Nunukan.

“Sebagai dukungan, Pemda Nunukan mengalokasikan anggaran Rp 1 miliar. Tapi tolong jangan anggap nilai total program segitu. Yang jelas sinergytas ini menjadi manfaat lebih luas bagi masyarakat,” kata Iwan.

Facebook Comments Box

Trending di Nunukan